detikcom

Kamis, 29/09/2011 15:15 WIB

Kapolda Jabar Akan Tindak Anggota Polres Majalengka Bandar Sabu

Faiq Resha - detikNews
Majalengka - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, akan menindak tegas setiap anggotanya yang melakukan tindakan indisipliner. Anggota Polres Majalengka yang diduga kuat menjadi bandar sabu, akan ditindak tegas.

"Akan kita tindak tegas," ungkap Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, di Mapolres Majalengka, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (29/9/2011) siang.

Putut menegaskan, ada dua pelanggaran yang dilakukan. "Pelanggaran pidana umum, dan pelanggaran disiplin selaku anggota kepolisian," ujar Putut.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang polisi berpangkat Brigadir Kepala di Kab Majalengka, Jawa Barat ditangkap oleh jajaran Satnarkoba Polres Majalengka karena memiliki 38 paket sabu-sabu.

Pelaku ditangkap di rumah kosnya di Jl Siti Armila No 55, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Minggu (18/9) dini hari. Pelaku diduga menjadi bandar sabu.

Informasi dari sumber di Polres Majalengka, selain 38 paket sabu, Satuan Narkoba juga mengamankan 3 alat penghisap atau bong dan uang tunai sebesar Rp 1,8 juta.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fay/fay)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%