detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 13:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 28/09/2011 23:00 WIB

Laporan dari Arab Saudi

Petugas Haji Telah Tiba di Saudi, Siap Sambut Kedatangan Jamaah

Nurul Hidayati - detikNews
Foto: Ilustrasi
Makkah - Jamaah haji akan berangkat ke Tanah Suci 2 Oktober nanti. Guna melayani mereka, para petugas haji non kloter (PPIH) telah diterbangkan lebih dulu sejak awal pekan lalu.

Untuk 16 petugas puncak di Daerah Kerja (Daker) Madinah, Makkah dan Jeddah telah berangkat pada 21 September. Sedangkan petugas lapangan Daker Jeddah dan Madinah, terbang pada Senin 26 September. Mereka berjumlah 330 orang, terdiri dari 211 personel dari Kementerian Agama dan 119 orang dari Kementerian Kesehatan. Sedangkan 400 petugas yang ngepos di Daker Makkah berangkat Rabu (28/9/2011) pagi.

Kadaker Madinah Akhmad Djauhari yang satu rombongan dengan tim perdana 21 September menuturkan, tim pendahuluan itu bertugas untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai lini. Misalnya untuk Madinah, bertugas melakukan orientasi pada petugas yang direkrut di Arab Saudi atau tenaga musiman (temus). Kedua, berkoordinasi dengan muassasah Adillah. Ketiga, mengurusi sarana dan prasarana pelayanan jamaah di empat sektor dan sektor khusus. Keempat, berkoordinasi dengan Majmuah, yaitu asosiasi perusahaan yang bertugas mengurusi jasa akomodasi dan perhotelan/pemondokan.

"Persiapan telah mencapai 90 persen. Kami siap melayani jamaah," kata Djauhari di kantor Daker Madinah, Rabu (28/9/2011) pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 20.30 WIB. Sedangkan 10 persen lagi, Djauhari dkk tinggal memastikan layanan tersebut alias check and recheck.

Jamaah haji kloter pertama di Indonesia akan memasuki asrama pada 1 Oktober. Esok harinya mereka terbang ke Jeddah. Setelah mengurus imigrasi di Bandara Jeddah dll, mereka akan ditransfer ke Madinah guna melaksanakan salat arbain (salat fardhu yang dilakukan sebanyak 40 waktu secara berjamaah) di Masjid Nabawi.

Jamaah di Madinah akan menempati pemondokan di kawasan Markaziah yang cukup dekat dengan Masjid Nabawi yaitu berjarak 0-600 meter. Keamanan di pemondokan juga terjamin, sehingga jamaah tidak perlu mengkhawatirkan barang bawaannya. "Pemondokannya setingkat dengan hotel," kata Djauhari.

Jamaah haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu orang. Rinciannya, 201 ribu jamaah reguler dan 20 ribu jamaah khusus. Untuk jamaah reguler, berada di Saudi selama 40 hari.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nrl/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%