detikcom
Sabtu, 24/09/2011 20:48 WIB

Keterangan Ratu Atut Tentang Dana Hibah Rp 340 M

Halaman 1 dari 8
Jakarta - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah memberikan klarifikasi tentang dugaan adanya korupsi dalam pembagian dana hibah Rp 340,46 miliar dari APBD Banten 2011. Ratu Atut menuding ada pihak-pihak yang mempolitisasi pembagian dana hibah itu terkait Pilgub Banten 2011.

Keterangan Ratu Atut tersebut untuk menjawab berita detik+ pada 8 September 2011 yang mengangkat laporan khusus dengan tema 'Trah Ratu Atut Merayah Dana Hibah'.

Ada tiga judul yang ditanggapi Ratu Atut yakni:
1. Menjarah Hibah Agar Jabatan Tak Hilang
2.Habiskan Ratusan Miliar Masih Minta Nambah
3.Ratu Atut Lebih Kaya dari SBY

Berikut keterangan lengkap yang dikirim Tim Ratu Atut untuk menanggapi 3 berita detik+ tersebut:


1. Tak Semua Orang Melihat Sisi Positif dari Ikatan Keluarga


SERANG- Berbagai penilaian nyinyir diarahkan kepada Ratu Atut Chosiyah dan keluarganya. Salah satunya, soal membangun dinasti politik di Banten. Apa tanggapan Ratu Atut terhadap tudingan negatif itu? Berikut ini pernyataannya.

Ditemui di sela-sela kesibukannya melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Selasa (20/9) lalu, perempuan kelahiran Desa Kadu Beureum, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten dengan ramah menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan sejumlah wartawan. Tak nampak rasa kesal -apalagi marah-marah- di wajah wanita pertama di Indonesia yang menjabat sebagai gubernur ini.Next

Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iy/iy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
MustRead close