Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 24/09/2011 02:18 WIB

Bubarkan Balap Liar di Gasibu, Polisi Keluarkan 6 Tembakan Peringatan

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Puluhan petugas kepolisian membubarkan aksi balapan liar yang marak terjadi di depan lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Bahkan polisi sempat mengeluarkan 6 tembakan peringatan untuk membubarkan aksi balap liar tersebut.

Pantauan detikcom, Sabtu (24/9/2011) kejadian bermula saat puluhan petugas tampak mengejar para pelaku balap liar di depan lapangan Gasibu. Sempat terjadi kericuhan karena beberapa orang mengaku sebagai anggota TNI dan menolak dibubarkan.

"Saya anggota, saya anggota. Saya PM," teriak seseorang di kerumunan dari arah pelaku balapan liar di depan lapangan Gasibu.

Namun polisi yang terjun tidak menggubris hal tersebut. Polisi tetap berusaha menangkap dan membubarkan setiap orang yang diduga menjadi peserta aksi balap liar tersebut.

Tak lama berselang, polisi mengeluarkan tembakan peringatan yang memecah malam di jantung kota Bandung itu. Tembakan dikeluarkan polisi saat mengejar beberapa orang yang mengaku sebagai anggota TNI itu melarikan diri.

Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil. Para pelaku berhasil kabur dengan berlari menjauh meninggal petugas kepolisian yang mengejarnya. Hingga kini polisi masih berjaga di sekitar lapangan dekat gedung Sate itu.

Di sekitar Gasibu selama ini memang sering dijadikan arena balapan liar. Menurut salah seorang warga Rudi, di tempat tersebut sering kali dijadikan ajang balap liar dan tidak pernah dibubarkan oleh aparat.

"Iya di sini memang sering ada balapan liar," ujar Rudi yang sedang memasang perlengkapan konser di lapangan Gasibu.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(her/her)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%