detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 24/09/2011 02:18 WIB

Bubarkan Balap Liar di Gasibu, Polisi Keluarkan 6 Tembakan Peringatan

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Puluhan petugas kepolisian membubarkan aksi balapan liar yang marak terjadi di depan lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Bahkan polisi sempat mengeluarkan 6 tembakan peringatan untuk membubarkan aksi balap liar tersebut.

Pantauan detikcom, Sabtu (24/9/2011) kejadian bermula saat puluhan petugas tampak mengejar para pelaku balap liar di depan lapangan Gasibu. Sempat terjadi kericuhan karena beberapa orang mengaku sebagai anggota TNI dan menolak dibubarkan.

"Saya anggota, saya anggota. Saya PM," teriak seseorang di kerumunan dari arah pelaku balapan liar di depan lapangan Gasibu.

Namun polisi yang terjun tidak menggubris hal tersebut. Polisi tetap berusaha menangkap dan membubarkan setiap orang yang diduga menjadi peserta aksi balap liar tersebut.

Tak lama berselang, polisi mengeluarkan tembakan peringatan yang memecah malam di jantung kota Bandung itu. Tembakan dikeluarkan polisi saat mengejar beberapa orang yang mengaku sebagai anggota TNI itu melarikan diri.

Namun pengejaran itu tidak membuahkan hasil. Para pelaku berhasil kabur dengan berlari menjauh meninggal petugas kepolisian yang mengejarnya. Hingga kini polisi masih berjaga di sekitar lapangan dekat gedung Sate itu.

Di sekitar Gasibu selama ini memang sering dijadikan arena balapan liar. Menurut salah seorang warga Rudi, di tempat tersebut sering kali dijadikan ajang balap liar dan tidak pernah dibubarkan oleh aparat.

"Iya di sini memang sering ada balapan liar," ujar Rudi yang sedang memasang perlengkapan konser di lapangan Gasibu.




Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(her/her)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close