Detik.com News
Detik.com
Jumat, 23/09/2011 11:36 WIB

Kapal Tanker 'Lentera Bahari' Terbakar, 150 Kru Dievakuasi

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polisi mendapat laporan ada 150 kru di kapal Lentera Bahari yang mengangkut minyak untuk PT CNOOC yang terbakar di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Hingga kini, proses evakuasi masih dilakukan.

"Kami dapat informasi dari sana, perusahaan masih berupaya melakukan evaluasi krunya. Kru total ada 150 lebih, kalau yang di offshore, biasanya hanya 30," kata Kapolres Kepulauan Seribu Hero Hendrianto Bachtiar kepada detikcom, Jumat (23/9/2011).

Menurut Hero, perusahaan memiliki prosedur tersendiri untuk mengatasi kebakaran. Namun sayangnya, karena lokasi yang cukup jauh, membuat komunikasi dengan kru di TKP agak tersendat.

"Sementara kita sendiri ada 4 anggota yang kita BKO-kan ke sana. Belum bisa komunikasi dengan anggota, komunikasi susah sinyalnya. Di laut jadi susah," katanya.

Kebakaran dilaporkan terjadi pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 11.20 WIB, api masih menjalar di kapal, namun penyebabnya belum diketahui.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%