Selasa, 20/09/2011 23:39 WIB

2 Polisi Gadungan Ditangkap di Tangerang

Dira Derby - detikNews
Jakarta - Dua orang polisi gadungan ditangkap petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 21.00 WIB , Selasa (20/9/2011). Pelaku bernama Nurcahyo dan Heri warga Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Polisi terpaksa mengamankan keduanya. Selain lantaran memalsukan diri menjadi polisi berpangkat Brigadir, keduanya juga telah melakukan pengeroyokan kepada salah seorang warga yang menggadaikan sepeda motornya ke pelaku.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Viktor AL menyebutkan peristiwa itu berawal dari korban bernama Jumri (23) melaporkan tindakan polisi yang memukulinya, lantaran motor yang digadai ke pelaku tak boleh diambil kembali.

"Dia (korban Jumri) berencana menebus motornya kembali setelah digadaikan kepada warga yang mengaku polisi. Begitu akan ditebus, pelaku dengan berseragam polisi palsu tersebut diduga tak terima. Yang akhirnya melakukan pemukulan kepada Jumri," katanya, saat ditemui di Mapolsek Pondok Aren.

Jumri mengatakan, peristiwa ini terjadi berawal ketika dirinya bersepakat untuk bertemu Nur Cahyo pelaku di Jalan Raya Cut Nyak Dien, Bintaro Sektor 8,Pondok Aren. "Saya bilang ke dia, mau menebus kembali motor Honda Revo saya, " terang Jumri.

Ketika bertemu Jumri, pelaku rupanya telah bersama seorang temannya, dan Nurcahyo telah mengenakan seragam polisi lengkap dengan HT. "Karena saya tidak takut. Pelaku kesal, dan pukuli saya," katanya.

Sementara Nur Cahyo,tersangka mengatakan dirinya terpaksa melakukannya karena himpitan ekonomi.

Kapolsek mengaku, pihaknya kemudian melakukan pencarian. "Kami lalu melakukan pencarian terhadap pelaku. Dan, ternyata pelaku masih berada di TKP.Kami langsung tangkap Dan langsung akmi gelandang," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close