detikcom

Selasa, 20/09/2011 12:05 WIB

Gerbang Sekolah Disegel, Siswa MTs Tak Bisa Belajar

Mansur Hidayat - detikNews
Siswa demo karena tak bisa belajar
Garut - Ratusan siswa Madrasayah Tsanawiyah (MTs) Al-Maarif, di Kampung Babakan, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa. Para siswa berunjuk rasa karena seluruh kelas digembok pihak Yayasan selama 2 pekan terakhir, imbas konflik antara Yayasan dan pengelola sekolah.

"Saya minta pihak yayasan agar membuka sekolah agar kami bisa sekolah lagi ", ujar salah seorang pelajar Fikri Aprilia (13), Selasa (20/9/2011), kepada sejumlah wartawan.

Fikri berharap agar semua pihak, baik yayasan maupun pengelola sekolah segera menyelesaikan persoalan mereka, agar para siswa bisa belajar seperti biasa.

"Kami dan temen-temen jangan jadi korban, nggak bisa belajar akibat perselisihan yayasan dengan pengelola sekolah," harapnya.

Bangunan sekolah MTs Al-Maarif selama dua pekan terakhir ini disegel pihak yayasan, hal tersebut dipicu adanya konflik antara pihak Yayasan Al-Maarif dengan pengelola sekolah terkait pengangkatan kepala sekolah.

"Saya memang dapat kabar bahwa MTs Al-Maarif disegel, makanya kami sekarang datang untuk meminta sekolah membuka lagi kelasnya dan jangan membuat anak kami jadi korbannya", ucap Ijon (50) salah seorang orang tua siswa.

Ratusan siswa yang didampingi puluhan orang tua baru membubarkan diri setelah adanya janji akan dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak yang dimediasi oleh tokoh warga setempat.

"Kami akan tunggu hasilnya, kalau tidak kami akan datang lagi," ancam Ijon.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%