Detik.com News
Detik.com
Senin, 12/09/2011 19:17 WIB

Direktur Tipikor Mabes Polri Minta Dukungan ICW Bongkar Kasus Korupsi

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Direktur Tipikor Mabes Polri Minta Dukungan ICW Bongkar Kasus Korupsi
Jakarta - 3 perwakilan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menemui Direktur III Tindak Pidana Korupsi Brigjen Pol Ike Edwin. Jenderal bintang satu itu meminta agar ICW ikut membantu tugas-tugasnya membongkar kasus korupsi.

"Ketemu Pak Edwin, cuma curhat biasa. Nggak ngomongin soal kasus," ujar Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Febri Diansyah usai bertemu dengan Ike di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (12/9/2011).

Febri didampingi anggota Badan Pekerja ICW Emerson Yuntho dan peneliti hukum ICW, Donal Fariz. Febri enggan menjelaskan secara detail isi pertemuan tersebut. Ia membantah pertemuan membahas kasus-kasus tertentu.

"Curhat soal kendala-kendala kasus," imbuhnya.

Intinya, kata Febri, pertemuan ini sangat baik untuk membantu Polri ikut dalam pemberantasan korupsi. Ike juga berharap bisa mendapat bantuan dan support dari ICW.

"Dia butuh dukungan dari ICW untuk ungkap kasus korupsi," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ape/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%