detikcom
Senin, 12/09/2011 16:44 WIB

Mabes Polri akan Evaluasi Kapolda Maluku

Aprizal Rahmatullah - detikNews
Jakarta - Mabes Polri berjanji akan mengevaluasi proses pengamanan yang terjadi saat bentrok massa di Ambon, Maluku. Namun sejauh ini, Polri masih melihat Kapolda Maluku Brigjen Pol Syarif Gunawan telah bekerja dengan baik.

"Kita masih melakukan evaluasi dalam pelaksanaan tugas ya terutama masalah memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat di sana," ujar Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (12/9/2011).

Menurut Anton, kinerja Kapolda Maluku masih baik. Fokus saat ini bagaimana mengembalikan suasana aman kepada masyarakat Ambon.

"Kapolda masih bekerja dengan baik, selama ini tidak ada hal-hal yang tidak baik. Penilaian kita masih baik, maka itu dia masih terus untuk mengendalikan di sana," imbuh mantan Kapolda Jatim ini.

Anton menjamin proses penegakan hukum terkait bentrok massa akan terus dilakukan. Penyelidikan dan penyidikan saat ini masih dilakukan.

Jadi apakah Polri akan mengevaluasi Kapolda? "Ya termasuk evaluasi satu dua hari ini, yang sudah dilakukan. Mabes Polri mendukung apa-apa yang sudah dilakukan di sana, Muspida, Pangdam Kapolda," terangnya.

Anton ingin agar situasi dan kondisi Ambon cepat pulih. Ia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi.

"Ini semua untuk menenangkan masyarakat di sana, karena masyarakat di sana itu trauma dengan kejadian yang lalu. Kita tidak mau ambil resiko. Maka kita kirim pasukan dari Jatim dan Makassar," tandasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ape/lrn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%