detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 12/09/2011 14:52 WIB

Trah Ratu Atut Merayah Dana Hibah

Klan Atut dari Jawara Beralih ke Uang

M. Rizal - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Ratu Atut Chosiyah. Siapa yang tidak kenal nama ini? Di Banten, dialah perempuan paling berpengaruh.

Perempuan kelahiran Gumulung, Desa Kadu Beureum, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten, ini merupakan wanita pertama di Indonesia yang menjabat sebagai gubernur. Kini Atut telah hampir 10 tahun memimpin Banten.

Sebelumnya, Atut adalah wakil gubernur yang berpasangan dengan gubernur Banten Djoko Munandar untuk periode 2001-2006. Namun di tengah jalan, gubernur pertama Banten ini dicopot gara-gara tersangkut kasus korupsi.

Sebagai wakil gubernur, maka Atut pun ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten tahun 2005.

Baru pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten tahun 2006, Atut terpilih lagi menjadi Gubernur Banten dengan wakilnya, Mohammad Masduki.

Bagi masyarakat Banten, khususnya di wilayah Serang, Pandeglang, Rangkasbitung, Lebak, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, nama Atut memang cukup dikenal. Apalagi bila melihat sosok di belakang yang mendukung serta menyokong karir perempuan 49 tahun itu.

Tubagus Chasan Sochib, dialah orang di belakang Atut. Ia seorang tokoh yang disegani seantero Banten, bahkan Jawa Barat. Chasan yang lebih dikenal dengan panggilan ‘Abah’ ini merupakan ayah kandung Atut. Next

Halaman 1 2 3 4

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(zal/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%