Kabareskrim: Ricuh Ambon Dipicu Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal
Minggu, 11/09/2011 18:28 WIB
Jakarta
Mabes Polri melansir penyebab ricuh antarwarga di Kota Ambon. Pemicunya adalah seorang warga yang mengalami kecelakaan tunggal, selanjutnya si pengemudi diamuk kelompok massa tertentu.
"Ada seorang tukang, sebenarnya kecelakaan tunggal. Tapi malah digebukin kelompok tertentu sehingga terjadi balas dendam," terang Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, di Mabes Polri, Jl Tronojoyo, Jakarta, Minggu (11/9/2011) petang. Sutarman dijumpai saat akan mengadakan rapat terkait pertikaian di Ambon sebagai langkah antisipasi.
Sutarman tidak menjelaskan 'tukang' apa yang dimaksudnya dan mengapa irang tersebut diamuk massa. Yang jelas, orang tersebut tewas di TKP. Sutarman mengatakan, bentrokan terjadi setelah acara pemakaman selesai.
Sutarman juga belum memastikan berapa banyak masyarakat yang menjadi korban akibat bentrokan ini. Kelompok mana yang memulai bentrokan juga masih dalam diidentfikasi.
"Untuk selanjutnya masih belum, belum bisa diidentifikasi," ujarnya.
Dia memastikan pemicu bentrokan ini bukan karena peristiwa pembunuhan.
"Itu karena kecelakaan lalu lintas tunggal, out of control. Tapi malah digebukin warga desa itu yang mungkin kelompok lain (berpikir) kecelakaan tunggal kok digebukin, itu pemicunya di situ," urainya.
(lia/nrl)
"Ada seorang tukang, sebenarnya kecelakaan tunggal. Tapi malah digebukin kelompok tertentu sehingga terjadi balas dendam," terang Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, di Mabes Polri, Jl Tronojoyo, Jakarta, Minggu (11/9/2011) petang. Sutarman dijumpai saat akan mengadakan rapat terkait pertikaian di Ambon sebagai langkah antisipasi.
Sutarman tidak menjelaskan 'tukang' apa yang dimaksudnya dan mengapa irang tersebut diamuk massa. Yang jelas, orang tersebut tewas di TKP. Sutarman mengatakan, bentrokan terjadi setelah acara pemakaman selesai.
Sutarman juga belum memastikan berapa banyak masyarakat yang menjadi korban akibat bentrokan ini. Kelompok mana yang memulai bentrokan juga masih dalam diidentfikasi.
"Untuk selanjutnya masih belum, belum bisa diidentifikasi," ujarnya.
Dia memastikan pemicu bentrokan ini bukan karena peristiwa pembunuhan.
"Itu karena kecelakaan lalu lintas tunggal, out of control. Tapi malah digebukin warga desa itu yang mungkin kelompok lain (berpikir) kecelakaan tunggal kok digebukin, itu pemicunya di situ," urainya.
(lia/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
686 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
