Minggu, 11/09/2011 00:04 WIB

Dua Desa di Kendal Tawuran, Dua Tewas

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Semarang - Dua desa di Kendal, Jateng, yakni Desa Ngrejo dan Ringinarum Kecamatan Ringinarum, terlibat tawuran. Dua orang tewas dan tiga orang terluka.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Sabtu (10/9/2011) sore. Semua korban berasal dari Desa Ringinarum. Korban tewas yakni, Heriyanto (18) dan Suhardi (20). Sementara korban luka, Setiawan Andika (15), Rohmad (20), dan Agus Setiawan (19)

Latar belakang tawuran itu cukup sepele. Empat remaja warga Desa Ngrejo melintas di Desa Ringinarum. Karena mengendarai dua sepeda motor dengan ugal-ugalan, seorang warga, Solekhah (40) menegur keempatnya. Namun remaja malah mencacimaki Solekhah.

Mengetahui hal itu, anak Solekhah, Alek naik pitam dan menghajar salah satu di antara empat anak tersebut. Setelah keempatnya pergi, masalah tak berhenti. Beberapa remaja dari Desa Ngrejo nglurug mencari Alex. Mereka 'mengobrak-abrik' desa tersebut. Warga setempat marah dan tawuran itu pun pecah.

Tak dinyana, ada warga Desa Ngrejo yang membawa senjata tajam. Beberapa warga Dukuh Maron Desa Ringinarum terkena tusukan. Heriyanto tewas di lokasi kejadian, sedangkan Suhardi tewas dalam perjalan ke RS. Sementara, korban luka dirawat di RSI Weleri, Kendal.

Kapolres Kendal AKBP Agus Suryo Nugroho tak bisa dihubungi melalui ponselnya. Namun berdasarkan informasi, pucuk pimpinan polisi di Kendal ini langsung ke lokasi kejadian setelah mendengar peristiwa itu. Saat ini, lokasi kejadian dijaga ketat polisi untuk mencegah kejadian serupa.

Letak Desa Ringinarum dan Ngerjo bersebelahan, hanya disekat sawah. Kabarnya, warga di desa yang berada di barat daya Kota Kendal ini, kerap tawuran.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(anw/anw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%