detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 10/09/2011 11:23 WIB

Kampung Adat Dukuh di Garut Terbakar, 40 Rumah Ludes

Mansyur Hidayat - detikNews
Garut - Kampung Adat dukuh Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut Jawa Barat diamuk Jago Merah. Seluruh bangunan baru di kampung adat dukuh yang berjumlah 40 buah rumah dan dihuni 40 Kepala Keluarga habis ludes terbakar termasuk fasilitas umum lainnya sebuah mushola dan bangunan madrasah,

"Tadi sekitar jam 09.00 Wib, Kampung Dukuh terbakar, seluruh bangunan habis ludes terbakar ", ujar Kepala Bagian Informatika Pemkab Garut, Dikdik Hendrajaya, Sabtu (10/9/2011), kepada wartawan.

Upaya untuk memadamkan api hingga saat ini masih berlangsung mengingat bara api masih terlihat keluar dari puing-puing bangunan. "Upaya untuk memadamkan api hingga saat ini masih berlangsung," ungkap Dikdik

Penyebab kebakaran hingga saat ini diduga akibat ulah oknum masyarakat yang melakukan pembakaran hutan disekitar kampung. "Untuk lebih jelasnya aparat kepolisian masih memastikan penyebab kebakaran, hanya dugaan sementara dari percikan api pembakaran hutan disekitar Kampung Dukuh," tambah Dikdik.

Kata Dikdik kebakaran Kampung adat Dukuh yang berjarak sekitar 120 Km dari kawasan kota Garut ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada tahun 2006 silam, bangunan asli warga Kampung Adat Dukuh habis ludes terbakar.

"Penyebabnya pun hampir sama akibat ulah pembakaran hutan disekitar kampung tersebut ", pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gah/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%