detikcom

Sabtu, 10/09/2011 11:23 WIB

Kampung Adat Dukuh di Garut Terbakar, 40 Rumah Ludes

Mansyur Hidayat - detikNews
Garut - Kampung Adat dukuh Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut Jawa Barat diamuk Jago Merah. Seluruh bangunan baru di kampung adat dukuh yang berjumlah 40 buah rumah dan dihuni 40 Kepala Keluarga habis ludes terbakar termasuk fasilitas umum lainnya sebuah mushola dan bangunan madrasah,

"Tadi sekitar jam 09.00 Wib, Kampung Dukuh terbakar, seluruh bangunan habis ludes terbakar ", ujar Kepala Bagian Informatika Pemkab Garut, Dikdik Hendrajaya, Sabtu (10/9/2011), kepada wartawan.

Upaya untuk memadamkan api hingga saat ini masih berlangsung mengingat bara api masih terlihat keluar dari puing-puing bangunan. "Upaya untuk memadamkan api hingga saat ini masih berlangsung," ungkap Dikdik

Penyebab kebakaran hingga saat ini diduga akibat ulah oknum masyarakat yang melakukan pembakaran hutan disekitar kampung. "Untuk lebih jelasnya aparat kepolisian masih memastikan penyebab kebakaran, hanya dugaan sementara dari percikan api pembakaran hutan disekitar Kampung Dukuh," tambah Dikdik.

Kata Dikdik kebakaran Kampung adat Dukuh yang berjarak sekitar 120 Km dari kawasan kota Garut ini merupakan yang kedua kalinya setelah pada tahun 2006 silam, bangunan asli warga Kampung Adat Dukuh habis ludes terbakar.

"Penyebabnya pun hampir sama akibat ulah pembakaran hutan disekitar kampung tersebut ", pungkasnya.


Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%