detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 07:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 09/09/2011 10:35 WIB

Aisha Jadi Muallaf di Masjid Jannatin Cilandak 22 Juni 2009

Chazizah Gusnita - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Aisha Wardhana yang bernama asli Caroline Ruhning Tyas Sasanti sempat mengaku dirinya seorang muallaf. Aisha yang heboh gara-gara pengakuannya ditembak dalam perjalanan ke Somalia ini membaca dua syahadat di Masjid Jannatin, Cilandak, Jakarta Selatan pada 22 Juni 2009.

"Oh ya memang pernah ada," kata Ketua Masjid M Sudardiri saat ditanyakan detikcom mengenai ciri-ciri Aisha di Masjid Jannatin, Cilandak, Jumat (9/9/2011).

Sudardiri kemudian menunjukkan berkas Caroline saat hendak masuk Islam. Berkas tersebut terdiri dari pas foto berukuran 4x6, fotokopi KTP, dan surat pernyataan hendak memeluk agama Islam.

Di KTP-nya, Aisha tercatat tinggal di Jl Agung Barat 26 B 23/5A RT 07 RW 10, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Aisha beragama Katolik dengan golongan darah B dan lahir pada 5 November 1975.

"Saya nggak begitu ingat karena memang sudah lama. Tapi memang ada dia datang ke sini. Saya juga ikut menghadiri proses muallafnya dia," ujarnya.

Dalam surat pernyataannya, saat itu Caroline menggunakan alamat tinggal di perumahanan Karaba Indah Blok K 10, Wadas, Teluk Jambe, Karawang Barat. Surat pernyataan hendak memeluk agama Islam itu ditandatangani oleh Caroline dengan dibubuhi materai 6.000.

Menurut Sudardiri, saat itu Caroline datang bersama orang lain. Namun Sudardiri tidak ingat berapa orang yang mengantar Caroline. Caroline membawa saksi bernama Indah yang juga ikut menandatangi surat pernyataan masuk Islam.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(gus/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%