Rabu, 07/09/2011 14:48 WIB

Cegah Pungli, Perlu Dibuat Aturan Napi Bercinta di Penjara

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Menyalurkan kebutuhan biologis kepada pasangan resmi adalah hal manusiawi, termasuk bagi tahanan/napi. Karena itu aturan mengenai ini harus diperjelas untuk mencegah pungutan liar dari oknum petugas.

"Yang penting adalah bahwa hak-hak asasi napi itu diberikan perlindungan juga oleh hukum kita. Makanya berikan kesempatan bertemu dengan keluarga, begitu juga untuk sesekali bisa berhubungan dengan istri," kata anggota Komisi Hukum DPR, Martin Hutabarat, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (7/9/2011).

"Saya kira harus ada aturan yang jelas dan transparansi," sambungnya.

Menurut Martin, jika aturan itu tidak segera dibuat, maka akan terjadi praktik-praktik 'bisnis' terselubung. Padahal, berhubungan intim bagi seorang napi adalah kebutuhan biologis yang tidak dapat dihindarkan.

"Harus ada transparansi yang memberikan kesempatan yang sama pada semua napi, sehingga jangan sampai terkesan hanya napi yang berpunya yang bisa menggunakan kesempatan. Sedangkan napi yang tidak berpunya tidak berkesempatan," jelasnya.

Tidak hanya itu, perlu juga pengawasan ketat terkait pasangan yang masuk ke dalam penjara. Jangan sampai terjadi bisnis prostitusi baru di dalam sel.

"Itu harus dihindari. Jangan sampai lahan subur bagi penyalahgunaan kekuasaan karena ada pembayaran," imbuhnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%