detikcom
Selasa, 06/09/2011 01:50 WIB

Listrik di Medan Padam Usai Gempa 6,7 SR

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: BMKG
Medan - Gempa berkekuatan 6,7 SR juga dirasakan di sebagian daerah di Sumatera Utara (Sumut). Sejauh ini belum diperoleh laporan kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Namun listrik di sejumlah titik di Medan, padam.

Di Medan, guncangan gempa membuat sebagian masyarakat segera keluar dari rumah. Di kawasan Jl Yos Sudarso, warga terlihat berdiri di tepian jalan, sembari memperhatikan tiang lampu. Lampu yang bergoyang mengindikasikan guncangan masih terjadi.

"Tadi pertama lihat air bak di kamar mandi, begitu goyang langsung keluar rumah. Kemudian saya lihat lampu di tiang listrik juga goyang-goyang di depan rumah, jadi langsung keluar," ujar Ana, salah seorang warga di Jl Yos Sudarso, Selasa (6/9/2011).

Sementara warga lainnya, Reza Syah Ananda yang tengah berada di Jl Amir Hamzah menyatakan, tak lama setelah gempa, listrik di kawasan Medan Helvetia, padam.

"Tidak lama, langsung padam. Belum menyala sampai sekarang," kata Reza.

Ternyata listrik juga padam di kawasan Jl Setia Budi, Jl HM Yamin, Jl Mansyur, dan sebagian kawasan Perumnas Simalingkar. Namun sejauh ini belum ada keterangan apakah padamnya listrik terkait gempa atau tidak.

Guncangan gempa juga menyebabkan orang-orang yang tengah berada di gedung tinggi mengalami kepanikan. Mereka memutuskan segera turun dan keluar dari gedung tersebut, karena khawatir gedung tersebut akan rubuh. Antara lain terlihat di kawasan Jl S Parman, serta Jl Cirebon.

Selain di Medan, gempa juga dirasakan di sejumlah daerah lainnya yang bahkan terpaut sekitar 200 kilometer dari Medan, yakni Kabupaten Samosir, Toba Samosir dan Tapanuli Utara, kemudian Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, serta Kabupaten Labuhan Batu. Selain itu dirasakan juga di Kabupaten Karo, Deli Serdang dan Langkat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%