detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 05/09/2011 17:44 WIB

Disekap 11 Hari, Siswi SMA Dicekoki Sabu & Dipaksa Ngeseks

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Seorang remaja putri berinisial GA (15) disekap lelaki hidung belang selama 11 hari di kontrakannya di Kelurahan Blumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Selama menyekap korban, pelaku berinisial TT (40) mencekoki siswi kelas 1 SMA itu dengan narkotika jenis sabu dan memaksanya berhubungan badan.

"Resmob telah mengungkap satu lagi kasus penculikan yang korbannya ini dibawah umur, baru 15 tahun. Korban disekap selama 11 hari," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/9/2011).

Tersangka berhasil ditangkap aparat Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Sabtu (4/9) siang kemarin. Tersangka dijerat dengan pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan orang lain dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

"Tersangka juga dapat dikenakan UU Perlindungan anak, karena korban di bawah umur," kata Baharudin.

Baharudin mengatakan, pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan. Setelah itu, pelaku disekap selama 11 hari di rumah kontrakan yang dikontrak pria yang sudah bercucu itu.

"Tersangka sudah ditangkap. Mereka berkenalan sebelumnya, kemudian jalan-jalan, lalu disekap sejak tanggal 24 Agustus hingga 4 September 2011," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit II Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ardianto Tedjo Baskoro menjelaskan, peristiwa itu terungkap saat Polda Metro Jaya menerima laporan dari ibu korban pada 2 Septermber 2011 lalu. Ibu korban melaporkan anaknya tidak pulang ke rumahnya di Bogor Barat, Kota Bogor sejak 24 Agustus 2011 lalu.Next

Halaman 1 2 3

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close