detikcom
Selasa, 30/08/2011 23:39 WIB

Konvoi Malam Takbiran di Samarinda Berlangsung Meriah

Robert - detikNews
Ilustrasi
Samarinda - Setelah sempat tertunda, konvoi malam takbiran di Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya dilaksanakan. Ratusan kendaraan roda empat maupun truk ikut memeriahkan konvoi tersebut.

Konvoi malam takbiran dimulai pukul 20.00 WITA dengan start dari Masjid Islamic Centre di Jl Slamet Riyadi, Karang Asam. Setiap mobil dilengkapi dengan peralatan sound system di atas kendaraan untuk menggemakan takbir.

"Tahun ini, konvoi malam takbiran berlangsung meriah," kata Agus, salah seorang panitia malam takbiran kepada detikcom di halaman kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jl Gadjah Mada, Samarinda, Selasa (30/8/2011) malam.

Adapun rute iring-iringan ratusan kendaraan yang dilalui peserta adalah antara lain Jl Slamet Riyadi, Jl Pangeran Antasari, Jl Ir H Juanda, Jl Letjend S Suprapto serta Jl Letjend S Parman. Selain mengumandangkan takbir peserta konvoi dan puluhan ribu warga Samarinda yang memadati ruas jalan konvoi, juga melakukan pesta kembang api.

"Alhamdulillah. Malam takbiran tahun ini memang sangat meriah dibanding tahun lalu. Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin," kata salah seorang peserta konvoi melalui pengeras suara.

Tak pelak, jalur konvoi yang dilalui peserta konvoi takbiran mengalami kemacetan. Ratusan personel kepolisian, terutama Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda dibantu LSM dan OKP di Samarinda bekerja keras untuk melancarkan arus kendaraan yang dilalui peserta konvoi dan juga pengguna kendaraan lainnya.

Bahkan tidak sedikit peserta konvoi kurang mengindahkan keselamatan mereka lantaran harus berdiri di atap truk terbuka dan mobil pickup untuk ikut meramaikan malam takbiran.

Hingga 2 jam berlalu sejak konvoi dimulai, iring-iringan kendaraan konvoi belum juga berhenti. Lokasi paling ramai dipadati ribuan warga Samarinda di antaranya adalah kawasan Tepian Sungai Mahakam serta simpang empat pusat perbelanjaan Mall Lembuswana, di Jl Letjend S Parman.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(irw/irw)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%