Minggu, 28/08/2011 08:17 WIB

Kepala Pelabuhan Merak: Hari Ini Puncaknya Arus Mudik

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Antrean kendaraan cukup panjang terjadi di Pelabuhan Merak, Banten. Wajar saja, sebab hari ini memang diprediksi sebagai puncak kepadatan penumpang arus mudik.

"Hari ini cukup padat, penumpang kendaraan roda empat dan dua. Hari ini puncaknya," kata Kepala Pelabuhan Merak, La Mane, kepada detikcom, Minggu (28/8/2011). Sayangnya La Mane belum mendapat laporan soal jumlah penumpang terakhir.

La Mane mengaku agak kewalahan dengan kepadatan ini. Terutama untuk mengatur lalu lintas kendaraan, baik motor maupun mobil.

Tidak hanya itu, kemacetan juga masih terjadi di pintu masuk pelabuhan Merak sejak keluar tol. Bahkan antrean kendaraan hingga 3 kilometer.

"Informasinya memang pada sampai mendekati tol," ceritanya.

Guna mengantisipasi kepadatan, pihaknya telah menyiapkan 30 kapal untuk mengangkut para penumpang. Ada 10 kapal lain yang siaga sebagai cadangan.

"Kami menyediakan 40, tapi yang beroperasi 30 kapal. Sejauh ini masih baik, cuaca juga baik," terangnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/adi)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%