detikcom

Kairaouine, Masjid Islam Tertua di Kota Fes Maroko

Febrina Ayu Scottiati - detikNews
Jumat, 26/08/2011 11:26 WIB
Masjid Kairaouine (Sacred-destinations)
Jakarta Masjid Kairaouine (Djemaa el Kairaouine) di Kota Fes adalah masjid terbesar kedua di Maroko (setelah Masjid Hassan II di Casablanca baru). Bagian menara masjidnya dibuat pada tahun 956 dan merupakan bangunan Islam tertua di Fes.

Seperti dikutip dari Sacred-destinations, masjid ini juga merupakan masjid tersuci di Maroko yang mengatur waktu dari semua festival Islam yang ada di tempat tersebut. Masjid Kairaouine didirikan pada tahun 857 oleh Fatima al-Fihri, putri seorang saudagar kaya dari kota suci Kairouan di Tunisia. Fatima dan adiknya, Mariam, mewarisi banyak uang dari ayah mereka, dan Fatima berjanji untuk menghabiskan semua itu pada sebuah masjid yang cocok untuk masyarakat Tunisia di Fes.

Bentuknya sekarang adalah sebagian besar hasil rekonstruksi abad ke-10 di bawah Khalifah Cordoba, Abd Er Rahman III, dan rekonstruksi abad ke-12 di bawah kerajaan Almoravids.

Sayangnya pemeluk agama lain tidak diperkenankan memasuki masjid ini, tapi para turis dipersilakan mengintip masjid dari balik gedung. Namun akan sulit mendapatkan pemandangan terbaik karena padatnya rumah dan toko-toko di sekitarnya.

Pemandangan terbaik dari Masjid Kairaouine bisa dilihat dari atap Medersa el Attarin, yang kadang-kadang hanya terbuka untuk umum tetapi para turis bisa bernegosiasi kepada penjaga agar dibiarkan masuk.

Masjid Kairaouine memiliki dua menara, yaitu menara asli dan Burj, sebuah Naffara (Menara Trumpeters). Menara asli adalah monumen Islam tertua di Fes yang dibuat tahun 956.

Halaman masjid atau Sahn bisa dilihat sekilas dari dekat pintu masuk ke sebuah madrasah, Medersa el Attarin. Di dalamnya terdapat dua paviliun yang megah ditambah dengan hiasan khas Dinasti Saadians pada abad ke-16.

Di tengah-tengah halaman ada satu air mancur besar dan dua air mancur yang lebih kecil bergaya khas abad ke-17 di setiap sisinya. Di musim panas, halaman berfungsi sebagai ruang salat utama, tetapi memiliki mihrab sendiri tepat di seberang pintu masuk utama. Di belakang mihrab terdapat layar yang dihiasi dengan prasasti berdesain khas abad-abad sebelumnya.

Tata letak masjid itu banyak terinspirasi desain Mezquita Cordoba (Masjid Cordoba) di Spanyol. Masjid Kairaouine diisi dengan baris demi baris lengkungan putaran. Tapi goresan interiornya jauh lebih tegas daripada masjid penting lainnya.

Didirikan pada tahun 1349, perpustakaan Kairaouine adalah salah satu yang tertua dan paling penting di dunia. Di antara manuskrip berharga yang ada di dalamnya terdapat karya mut'ah yang terkenal, Malik. Karya itu ditulis pada perkamen rusa, Sirat Ibn Ishaq, salinan Al-Qur'an dan salinan buku Ibnu Khaldun Al-'Ibar yang diberikan kepada universitas setempat oleh Sultan Ahmed Al-Mansur Al-Dhahabi pada tahun 1602.

(feb/nvt)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel