Banyak Diisi Advokat, Pengusaha & Artis, DPR Digugat ke MK
Rabu, 24/08/2011 12:49 WIB
Jakarta
Banyak dari anggota DPR dinilai masih belum bisa menanggalkan pekerjaannya yang ia geluti sebelumnya seperti pengacara, pengusaha, dan artis. Hal ini dinilai bisa memicu adanya konflik kepentingan sebagai anggota dewan. Karena itu, 3 warga melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Tidak jarang kita temui anggota DPR yang bermain film layar lebar atau bintang iklan, direktur atau komisaris perusahaan. Serta kantor advokatnya masih aktif. Ini menimbulkan konflik kepentingan," kata Chris Siner yang juga aktifis Petisi 50 saat mendaftar gugatan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu,( 24/8/2011)
Selain Chris, 2 orang lainnya yang ikut menggugat anggota DPR tersebut yakni Judilherry Justam dan Chozin Amirullah. Chris menceritakan ada suatu kasus dimana seorang anggota DPR yang diduga terlibat dalam suatu kasus hukum mempertanyakan kasusnya sendiri dalam rapat kerja Komisi III dengan pihak Kejaksaan Agung.
"Meski anggota DPR yang berlatar belakang advokat menanggalkan sementara profesi advokatnya, tapi tetap saja kantornya masih buka dengan namanya," terang Chris.
Menurut Chris, tidak sedikit anggota DPR yang memiliki perusahaan juga ikut tender pemerintah. Anggota DPR tersebut juga ikut menyusun anggaran dan penggunaan APBN dan APBD.
"Kasus Nazaruddin contoh nyatanya," cetus Judilherry menambahkan.
Akibat adanya rangkap jabatan ini, anggota DPR tersebut telah melanggar UUD 1945 terutama Pasal 28 C ayat 2 dan Pasal 28 D ayat 1 tentang HAM. "Kami berharap MK mengabulkan permohonan kami. Kami optimis ini dikabulkan," tegas Judilherry.
Selain itu, Chris Cs juga menggugat Badan Kehormatan (BK) DPR yang anggotanya berisi anggota DPR. BK dinilai tidak efektif jika isinya hanya anggota DPR juga.
"Kalau BK DPR dari dalam DPR, kan jeruk makan jeruk," kata Chris kembali.
Dari data yang di miliki Petisi 50, ada beberapa kasus yang kandas di BK DPR seperti kasus dugaan anggota DPR 2004-2009 bermain judi di Hard Rock Casino, London, kasus safari Ramadan Ketua DPR Agung Laksono, dan terakhir kasus studi banding DPR ke Yunani.
"Katanya, mereka dari Yunani harus menginap 2 hari di Turki karena tidak ada penerbangan langsung. Tapi, setelah kami cek ada penerbangan langsung Yunani-Turki-Singapura-Jakarta. Transit di Turki 4 jam," terangnya.
Semangat melindungi teman juga dinilai sangat tinggi. Karena itu, anggota BK DPR juga perlu diisi oleh masyarakat agar lebih masif dan efektif untuk menyelesaikan setiap aduan anggota DPR.
"Dari kasus- kasus diatas, jelaslah bahwa BK DPR tidak dapat memberi sanksi bila kasus yang diajukan masyarakat menyangkut pimpinan DPR atau anggota DPR sendiri," tandasnya.
(asp/gus)
"Tidak jarang kita temui anggota DPR yang bermain film layar lebar atau bintang iklan, direktur atau komisaris perusahaan. Serta kantor advokatnya masih aktif. Ini menimbulkan konflik kepentingan," kata Chris Siner yang juga aktifis Petisi 50 saat mendaftar gugatan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu,( 24/8/2011)
Selain Chris, 2 orang lainnya yang ikut menggugat anggota DPR tersebut yakni Judilherry Justam dan Chozin Amirullah. Chris menceritakan ada suatu kasus dimana seorang anggota DPR yang diduga terlibat dalam suatu kasus hukum mempertanyakan kasusnya sendiri dalam rapat kerja Komisi III dengan pihak Kejaksaan Agung.
"Meski anggota DPR yang berlatar belakang advokat menanggalkan sementara profesi advokatnya, tapi tetap saja kantornya masih buka dengan namanya," terang Chris.
Menurut Chris, tidak sedikit anggota DPR yang memiliki perusahaan juga ikut tender pemerintah. Anggota DPR tersebut juga ikut menyusun anggaran dan penggunaan APBN dan APBD.
"Kasus Nazaruddin contoh nyatanya," cetus Judilherry menambahkan.
Akibat adanya rangkap jabatan ini, anggota DPR tersebut telah melanggar UUD 1945 terutama Pasal 28 C ayat 2 dan Pasal 28 D ayat 1 tentang HAM. "Kami berharap MK mengabulkan permohonan kami. Kami optimis ini dikabulkan," tegas Judilherry.
Selain itu, Chris Cs juga menggugat Badan Kehormatan (BK) DPR yang anggotanya berisi anggota DPR. BK dinilai tidak efektif jika isinya hanya anggota DPR juga.
"Kalau BK DPR dari dalam DPR, kan jeruk makan jeruk," kata Chris kembali.
Dari data yang di miliki Petisi 50, ada beberapa kasus yang kandas di BK DPR seperti kasus dugaan anggota DPR 2004-2009 bermain judi di Hard Rock Casino, London, kasus safari Ramadan Ketua DPR Agung Laksono, dan terakhir kasus studi banding DPR ke Yunani.
"Katanya, mereka dari Yunani harus menginap 2 hari di Turki karena tidak ada penerbangan langsung. Tapi, setelah kami cek ada penerbangan langsung Yunani-Turki-Singapura-Jakarta. Transit di Turki 4 jam," terangnya.
Semangat melindungi teman juga dinilai sangat tinggi. Karena itu, anggota BK DPR juga perlu diisi oleh masyarakat agar lebih masif dan efektif untuk menyelesaikan setiap aduan anggota DPR.
"Dari kasus- kasus diatas, jelaslah bahwa BK DPR tidak dapat memberi sanksi bila kasus yang diajukan masyarakat menyangkut pimpinan DPR atau anggota DPR sendiri," tandasnya.
(asp/gus)
Baca Juga
- Tak Hanya Menteri, Jabatan Dubes Juga Jadi Bancakan Parpol
- Demi Kebaikan Bangsa, Puan Juga Dukung Banggar DPR Dihapus
- Ketua Komisi II DPR: Polisi Harus Lebih Berani Usut Mafia Pemilu
- Jelang Lebaran, DPR Sidak Pasar Tradisional dan Modern
- Dipecat Saat Hamil, Mantan Staf Ahli DPR Mengadu ke Komnas Perempuan
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 07:34 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK Dinilai Malah akan Rusak Citra Jokowi-Ahok
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 07:03 WIB
Nazaruddin Dukung Langkah KPK Usut Aliran Uang di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 06:35 WIB
Grasi Digugat, Pengacara: Tidak akan Pengaruhi Pembebasan Corby
-
Sabtu, 26/05/2012 07:03 WIB
Nazaruddin Dukung Langkah KPK Usut Aliran Uang di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
276 Komentar
-
243 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
