'Iri' pada Nazaruddin, Pong Harjatmo Surati SBY
Selasa, 23/08/2011 11:41 WIB
Foto: Fajar P/detikcom
Jakarta
'Surat pesakitan Nazaruddin yang dibalas Presiden SBY membuat 'iri' aktor lawas Pong Harjatmo. Dia ikut-ikutan menyurati SBY dan berharap dibalas segera.
Sebelum surat itu dikirimkan, meniru aksi kubu Nazar, surat itu dibacakannya kepada publik lebih dulu. Dia membacakan surat itu di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kalau Nazaruddin bisa langsung dibalas, saya juga mau seperti itu. Kita kan memiliki hak yang sama," ujar Pong sebelum membacakan suratnya, Selasa (23/8/2011) di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel.
Bedanya, jika surat Nazaruddin diketik rapi, surat dari Pong berbentuk tulisan tangan. Ada enam hal yang disasar oleh Pong dalam suratnya. Berikut surat dari Pong:
Kepada
Yth Bpk Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden RI
Di Tempat
Saya Pong Harjatmo rakyat Indonesia ingin mendapat hak yang sama seperti Nazaruddin, berkirim surat dan langsung dibalas oleh bapak. Bapak mohon segera menjawb ucapan janji Bapak dengan tindakan nyata.
1. Bapak berkata kasus-kasus akan dituntaskan. Rakyat berharap Bapak akan menuntaskan.
2. Bapak pernah berkata, jangan jadi pepesan kosong. Buktikan Bapak bukan pepesan kosong.
3. Bapak bersama jajaran berkata: katakan tidak pada korupsi.
4. Keempat, Bapak berkata: sebenarnya momentum yang tepat untuk memberantas korupsi.
5.Rakyat jangan diberi janji seperti waktu berkampanye. Sekarang momentum Bapak harus buktikan.
6. Rakyat diombang-ambingkan oleh hukum dan keadilan. Rakyat berharap Bapak dapat bertindak jujur, adil dan tegas.
Hormat Kami
Pong
Kenapa surat itu dibacakan di kantor KPK? "Kemarin mengapa Nazaruddin baca di sini?," tanya balik Pong kepada wartawan.
"Ya karena Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan," jawab wartawan.
"KPK ini kan lembaga penegak hukum dan keadilan. Karena di sini ditangani berbagai koruptor termasuk Nazaruddin. Setelah ini saya langsung ke Istana untuk menyampaikan surat," jawab Pong yang namanya kembali terdongkrak setelah beraksi coret-coret di gedung DPR.
(fjr/nrl)
Sebelum surat itu dikirimkan, meniru aksi kubu Nazar, surat itu dibacakannya kepada publik lebih dulu. Dia membacakan surat itu di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kalau Nazaruddin bisa langsung dibalas, saya juga mau seperti itu. Kita kan memiliki hak yang sama," ujar Pong sebelum membacakan suratnya, Selasa (23/8/2011) di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel.
Bedanya, jika surat Nazaruddin diketik rapi, surat dari Pong berbentuk tulisan tangan. Ada enam hal yang disasar oleh Pong dalam suratnya. Berikut surat dari Pong:
Kepada
Yth Bpk Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden RI
Di Tempat
Saya Pong Harjatmo rakyat Indonesia ingin mendapat hak yang sama seperti Nazaruddin, berkirim surat dan langsung dibalas oleh bapak. Bapak mohon segera menjawb ucapan janji Bapak dengan tindakan nyata.
1. Bapak berkata kasus-kasus akan dituntaskan. Rakyat berharap Bapak akan menuntaskan.
2. Bapak pernah berkata, jangan jadi pepesan kosong. Buktikan Bapak bukan pepesan kosong.
3. Bapak bersama jajaran berkata: katakan tidak pada korupsi.
4. Keempat, Bapak berkata: sebenarnya momentum yang tepat untuk memberantas korupsi.
5.Rakyat jangan diberi janji seperti waktu berkampanye. Sekarang momentum Bapak harus buktikan.
6. Rakyat diombang-ambingkan oleh hukum dan keadilan. Rakyat berharap Bapak dapat bertindak jujur, adil dan tegas.
Hormat Kami
Pong
Kenapa surat itu dibacakan di kantor KPK? "Kemarin mengapa Nazaruddin baca di sini?," tanya balik Pong kepada wartawan.
"Ya karena Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan," jawab wartawan.
"KPK ini kan lembaga penegak hukum dan keadilan. Karena di sini ditangani berbagai koruptor termasuk Nazaruddin. Setelah ini saya langsung ke Istana untuk menyampaikan surat," jawab Pong yang namanya kembali terdongkrak setelah beraksi coret-coret di gedung DPR.
(fjr/nrl)
Baca Juga
- Nazar Dapat Kiriman Pecel Lele dan Tawaran Beli Tanah karena Banyak Uang
- Manuver Nazaruddin Dicurigai untuk Lindungi Pihak yang Terlibat
- Disebut Rosa di Pengadilan, Angie Terus Dipantau Demokrat
- Ramadhan Pohan: Sepeninggal Nazar, Keuangan PD Lancar dan Sehat
- Amir Syamsuddin: Justru Nazaruddin yang Mencuci Otak Para Pengamat
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
