Detik.com News
Detik.com
Selasa, 23/08/2011 03:31 WIB

Kebakaran di Warung Tekko Pasar Festival Berhasil Dipadamkan

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Jakarta - Kebakaran yang melanda restoran Warung Tekko di kawasan Pasar Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan telah berhasil dipadamkan.

"Api sudah berhasil dipadamkan," ujar petugas operator Polsek Setia Budi, Briptu Nisam saat dihubungi detikcom, Selasa (23/8/2011).

Kebakaran ini diperkirakan tak berlangsung lama. Begitu tiba di lokasi, petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran langsung berusaha memadamkan api. Selama 20 menit berusaha, akhirnya api berhasil dipadamkan.

Diduga kebakaran dipicu oleh aktivitas dapur restoran yang terletak di lantai 3 kawasan Pasar Festival ini. Dini hari, restoran Warung Tekko memang masih beroperasi untuk melayani sahur.

"Kemungkinan dari gas," ucapnya.

Dilaporkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sebelumnya, sebanyak 13 mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan telah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/her)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%