Detik.com News
Detik.com
Senin, 22/08/2011 04:23 WIB

Pencuri Gondol Laptop Berisi Dokumen Kantor Notaris di Pondok Kelapa

Andri Haryanto - detikNews
Pencuri Gondol Laptop Berisi Dokumen Kantor Notaris di Pondok Kelapa Foto: Andri Haryanto/detikcom
Jakarta - Sebuah kantor Notaris Iriana Elisabeth Gloria Christina, di Jl Raya Pondok Kelapa Blok C4 No 1A dibobol maling. Uniknya maling tidak menyasar uang atau perangkat elektronik yang ada di kantor yang merangkap tempat tinggal 2 lantai itu. Hasil penyelidikan sementara satu unit laptop digondol maling.

Kejadian tersebut bermula ketika keluarga sang notaris meninggalkan rumah, Minggu (21/8), sekitar pukul 12.30 WIB, dalam kondisi rolling door dikunci gembok dan lampu padam.

"Jam 21.30 WIB keluarga itu pulang sudah menemukan pintu tertutup namun tidak dikunci gembok," kata Perwira Unit Polsektro Duren Sawit, AKP Suwardi, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (22/8) dini hari.

Gembok, lanjut Suwardi, ditemukan di lantai tidak jauh dari pintu yang diduga menjadi tempat pelaku memasuki kantor notaris.

"Tidak ada kerusakan sama sekali di gembok tersebut, utuh. Ketika kunci dicocokan dengan gembok tidak ada macet atau rusak," ujarnya.

Kondisi kantor ditemukan berantakan. Begitu pula dengan lantai dua yang dijadikan tempat tinggal. Televisi plasma berukuran 32 inch yang berada di lantai dua sudah berada di atas meja kantor. Di lantai beberapa berkas dokumen tercecer. Begitu pula dengan uang Rp 50 ribuan juga tercecer di lantai.

"Uangnya tidak ada yang hilang. Pengakuan pemilik cuma satu unit laptop berisi dokumen," kata Suwardi.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang menimpa kantor notaris tersebut. Dari identifikasi pihak Polsektro Duren Sawit, polisi belum bisa menentukan pelaku perampokan apakah lebih dari satu orang.

"Masih kita selidiki," ujarnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/anw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%