detikcom

Jumat, 19/08/2011 17:22 WIB

Butuh Uang untuk Lebaran, Pemuda Ini Nekat Curi Motor

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Lantaran tidak memiliki uang menjelang lebaran, Wahyu (21) rela membawa kabur motor milik Misbak Nurhadi (21) temen satu kantornya. Namun, aksi tersebut tidak berlangsung lama. Wahyu keburu dibekuk petugas, sebelum sukses menjual motor curian tersebut.

"Kejadiannya pada Rabu (17/8) pagi jam 10.00 saat tersangka meminjam motor korban dan setelah itu tidak ada kabarnya lagi, ditungguin tidak balik-balik," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polisi Sektor Pasar Minggu, Ajun Komiaris Polisi, Murgiyanto saat ditemui di Kantor Polisi Sektor Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2011).

Kejadian tersebut berawal saat Wahyu meminjam motor Honda Beat dengan nomor polisi B 6261 STN milik Misbak Nurhadi. Usai meminjam, Wahyu lalu mempreteli body motor untuk dijual.

Pemilik mulai curiga karena telepon seluler tersangka tidak aktif. Berkali-kali ditelepon, yang keluar hanya suara kotak pesan. Lalu korban yang bekerja di salah satu percetakan ini segera melaporkan kejadian tersebut ke Polisi Sektor Pasar Minggu.

Wahyu dicokok pada Kamis malam di rumahnya di daerah Warung Buncit, Mampang, Jakarta Selatan.

"Setelah diselidiki Polsek Pasar Mingu menangkap di kediaman tersangka di Warung Buncit," tambahnya.

Sementara itu, pada saat ditanya motif pencurian, tersangka Wahyu mengakui akan menjual motor hasil curianya lantaran tidak memiliki uang menjelang lebaran.

"Memang pengen curi untuk lebaran, untuk menghilangkan jejak plat nomor sudah saya copot," kata Wahyu di Polsek Pasar Minggu.

Atas tindakannya tersebut korban dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ia diancam hukuman penjara dengan masa hukuman maksimal 5 tahun.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(Ari/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%