QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/08/2011 08:26 WIB

Pasar Saham Asia Anjlok

BBCIndonesia.com - detikNews
Pasar saham Eropa


Pasar saham di Eropa turun dipicu kekhawatiran krisis utang di negara-negara Uni Eropa.

Pasar saham Asia anjlok pada perdagangan Jumat (19/8) pagi, dipicu oleh penjualan saham besar-besaran di bursa AS dan Eropa.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun hampir 2 %, Indeks Kospi Korea Selatan anjlok 4%, dan Indeks ASX Australia turun 1%.

Penurunan indeks perdagangan saham di bursa Asia terjadi setelah sesi penjualan saham besar-besaran di AS, yang menyebabkan indeks Dow Jones ditutup lebih rendah 3,7%.

Sementara di Eropa, indeks perdagangan saham anjlok antara 4%-6%.

Para investor mengatakan kondisi itu terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global dan dampak krisis utang di Eropa.

Penjualan saham secara bersar-besaran terjadi di AS pada Kamis (18/8), seperti dilansir dalam data Ekonomi AS.

Data itu menunjukan aktivitas sektor manufaktur AS turun ke tingkat paling rendah, sejak Maret 2009.

Pada saat yang bersamaan, penjualan perumahan di AS turun dan angka pengangguran dilaporkan meningkat tajam.

"Para investor khawatir pengambil kebijakan tidak lagi memiliki cara untuk mencegah resesi," kata analis dari HSBC Hongkong, Frederic Neumann, kepada program Asia Business Report, BBC.

"Jadi ekonomi dalam kondisi rentan."


(bbc/bbc)

Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%