detikcom
Rabu, 17/08/2011 16:30 WIB

Paspampres Jadi 'Selebriti' Upacara HUT RI di Istana

Luhur Hertanto - detikNews
Aksi berfoto bersama Paspampres.
Jakarta - Setiap kali upacara HUT RI di Istana Merdeka, selalu ada 'selebriti' yang jadi incaran foto bersama tamu undangan. Tahun ini yang jadi selebritisnya adalah para anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Anggota Paspampres di hari spesial ini, Rabu (17/8/2011) mengenakan seragam khusus kebesarannya. Mereka berseragam warna merah-putih plus senapan mesin bersepuh perak.

Anggota Paspampres berseragam demikian ditempatkan di gerbang masuk dan teras Istana Merdeka. Selain itu juga, mereka ditempatkan di sekeliling tiang bendera tempat berkibarnya Sang Merah Putih.

Lima orang anggota Paspampres penjaga tiang bendera ini yang jadi sasaran. Usai upacara kenegaraan peringatan HUT ke-66 RI resmi dinyatakan berakhir, mereka langsung diserbu untuk diajak foto bersama.

Anggota Paspampres yang jadi serbuan hanya pasrah dijadikan obyek foto bersama. Maklum saja, mereka diharuskan tetap dalam posisi sikap sempurna dan tidak boleh beringsut dari tempatnya sampai tiba waktu penggantian.

Demikian banyak undangan yang ingin foto bersama, mereka sampai membentuk antrean di lapangan upacara. Padahal lapangan hendak dibersihkan untuk persiapan sesi upacara penurunan bendera sore ini.

Melihat antrean tersebut, seorang anggota Paspampres berpakaian safari minta agar sesi berfoto bersama itu segera diakhiri. Tapi, imbauannya tidak mempan.

Tahun lalu yang menjadi favorit foto bersama adalah mobil dinas Presiden dan Wapres. Seratusan orang antri agar bisa berfoto dengan satu dari dua sedan Mercedes Benz warna hitam yang anti peluru itu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(lh/fay)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close