detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 17/08/2011 16:30 WIB

Paspampres Jadi 'Selebriti' Upacara HUT RI di Istana

Luhur Hertanto - detikNews
Aksi berfoto bersama Paspampres.
Jakarta - Setiap kali upacara HUT RI di Istana Merdeka, selalu ada 'selebriti' yang jadi incaran foto bersama tamu undangan. Tahun ini yang jadi selebritisnya adalah para anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Anggota Paspampres di hari spesial ini, Rabu (17/8/2011) mengenakan seragam khusus kebesarannya. Mereka berseragam warna merah-putih plus senapan mesin bersepuh perak.

Anggota Paspampres berseragam demikian ditempatkan di gerbang masuk dan teras Istana Merdeka. Selain itu juga, mereka ditempatkan di sekeliling tiang bendera tempat berkibarnya Sang Merah Putih.

Lima orang anggota Paspampres penjaga tiang bendera ini yang jadi sasaran. Usai upacara kenegaraan peringatan HUT ke-66 RI resmi dinyatakan berakhir, mereka langsung diserbu untuk diajak foto bersama.

Anggota Paspampres yang jadi serbuan hanya pasrah dijadikan obyek foto bersama. Maklum saja, mereka diharuskan tetap dalam posisi sikap sempurna dan tidak boleh beringsut dari tempatnya sampai tiba waktu penggantian.

Demikian banyak undangan yang ingin foto bersama, mereka sampai membentuk antrean di lapangan upacara. Padahal lapangan hendak dibersihkan untuk persiapan sesi upacara penurunan bendera sore ini.

Melihat antrean tersebut, seorang anggota Paspampres berpakaian safari minta agar sesi berfoto bersama itu segera diakhiri. Tapi, imbauannya tidak mempan.

Tahun lalu yang menjadi favorit foto bersama adalah mobil dinas Presiden dan Wapres. Seratusan orang antri agar bisa berfoto dengan satu dari dua sedan Mercedes Benz warna hitam yang anti peluru itu.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(lh/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%