Detik.com News
Detik.com

Selasa, 16/08/2011 05:46 WIB

DPD Ukir Sejarah Pimpin Sidang Bersama DPR-DPD

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
DPD Ukir Sejarah Pimpin Sidang Bersama DPR-DPD Foto: Ilustrasi
Jakarta - Untuk pertamakalinya dalam sejarah, DPD RI akan memimpin sidang bersama DPR RI dan DPD RI. DPD akan memimpin sidang sekaligus menjadi tuan rumah bagi pidato kehormatan Presiden SBY.

Sidang bersama ini dilakukan dalam rangka kegiatan tahunan memperingati HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Acara bertempat di Gedung Nusantara Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2011).

Rangkaian acara akan dimulai pukul 09.00 WIB, Selasa (16/7/2011). Ketua DPD RI Irman Gusman akan memimpin sidang bersama DPD dan DPRRI. Presiden SBY akan menyampaikan pidato kenegaraan di depan DPRRI dan DPDRI. Rangkaian acara bertempat di Gedung Nusantara DPR.

Presiden SBY kemudian akan istirahat sejenak untuk kemudian kembali lagi pukul 14.00 WIB. Rapat akan dipimpin oleh Ketua DPR Marzuki Alie. Presiden SBY akan menyampaikan nota keuangan APBN tahun depan di hadapan rapat DPRRI dengan DPD RI sebagai tamu. Rapat ini bertempat di Gedung Nusantara DPR, tempat anggota DPR dilantik.

Sebagai pelaksana sidang bersama untuk pertamakalinya, DPD menghadapi banyak problema. Meksipun akhirnya DPD siap memulai hal baru ini untuk eksistensi ke depan.

"Sebagai birokrat yang mengikuti sejak design kelembagaan DPD serta upaya pelembagaan politik demokratis saya senang ini terjadi sebagai konsensus politik yang konsisten. Tentu saja kontribusi Pimpinan dan Anggota DPR RI, begitupun Pimpinan dan Anggota DPD RI sangat berarti," tutur Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya Bakar, kepada detikcom.

Pihak Setjen DPD dan Pimpinan DPD pun berharap peristiwa penting tahunan ini sukses dilakukan. DPD ingin menunjukkan eksistensi dan peranannya untuk kemajuan Indonesia.

"Sebagai sistem pendukung parlemen, kesekjenan DPD dan DPR sebagai pelaksana teknis mendukung teraktualisasinya dan terwujudnya berbagai konsensus politik tersebut. Semuanya semata-mata untuk kemajuan Indonesia," tegasnya.

Untuk menjaga keamanan selama pidato kenegaraan, Setjen DPD menyediakan ID card khusus untuk pengunjung dan media yang meliput. Diharapkan prosesi acara berjalan lancar tanpa kendala.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/ape)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%