Detik.com News

Senin, 15/08/2011 00:26 WIB

Kota pelabuhan Suriah diserang militer

BBCIndonesia.com - detikNews

Rekaman video memperlihatkan pasukan keamanan menguasai Latakia hari Sabtu

Kapal-kapal perang Suriah ikut diturunkan melakukan serangan militer terhadap pengunjuk rasa di kota pelabuhan Latakia, menewaskan beberapa orang, kata para pegiat.

Kapal perang menembaki sejumlah tempat, menewaskan paling tidak enam orang, kata organisasi Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah yang bermarkas di Inggris.

Serangan militer dimulai hari Sabtu (13/8) menjadikan daerah kekuasaan pengunjuk rasa di Ramleh sebagai sasaran.

Lebih 1.700 orang tewas dalam kerusuhan yang sudah berlangsung selama enam bulan untuk menentang kekuasaan Presiden Bashar al-Assad.

Puluhan tank

Sekitar 20 tank dan kendaraan lapis baja dilaporkan juga terlibat dalam serangan Latakia. Tembakan sengit dilaporkan terjadi di daerah Ramleh.

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters lewat telepon,"Saya dapat melihat bayangan dua kapal (angkatan laut). Tembakan mencapai pemukiman al-Ramleh, al-Filistini dan al-Shaab."

Para pegiat mengatakan paling tidak dua orang tewas dan 15 orang lainnya terluka karena serangan hari Sabtu.

Mereka mengatakan banyak penduduk melarikan diri dari kota. Sambungan telepon dan internet diputus.

Liputan wartawan internasional sangat dibatasi di Suriah dan sulit untuk memastikan berbagai laporan.

Peningkatan operasi

Ribuan orang dilaporkan turun ke jalan-jalan Latakia hari Jumat (12/8) menentang pemerintah.

Gambar video amatir di internet juga memperlihatkan tank di jalan-jalan.

Dalam enam bulan terakhir terjadi sejumlah unjuk rasa anti pemerintah di Latakia.

Suriah semakin ditekan dunia dalam seminggu ini untuk menghentikan operasi, tetapi penggerebekan justru meningkat lewat penyerangan pasukan di berbagai kota.

Pengunjuk rasa yang menjadi sasaran adalah di Homs, Hama, ibukota Damaskus, Deir al-Zour di timur dan Aleppo serta Idlib di dekat perbatasan Turki.

(bbc/bbc)

  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
97%
Kontra
3%