detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 09/08/2011 16:11 WIB

9.647 Spanduk Parpol Ucapan 'Selamat Puasa' Ditertibkan

Suci Dian Firani - detikNews
Jakarta - Spanduk-spanduk parpol ucapan selamat berpuasa bertebaran seantero Jakarta. Pihak Satpol PP menertibkan spanduk yang membuat Jakarta menjadi kian ruwet itu.

"Tadi malam kita telah lakukan penertiban mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.00 WIB dinihari dan kita berhasil mencopot sebanyak 9.647 spanduk yang ada di Jakarta," ujar Kepala Seksi Penertiban Satpol PP DKI Jakarta Darwis Ritonga saat dihubungi wartawan di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2011).

Darwis menuturkan, 1.700 personel Satpol PP yang merupakan gabungan tiap wilayah disebar untuk menertibkan spanduk itu. Rincian penertiban itu yakni Jakarta Pusat sebanyak 2.814 spanduk, Jakarta Selatan 1.391 spanduk, Jakarta Utara 840 spanduk, Jakarta Barat 924 spanduk, Jakarta Timur 2.754 spanduk.

Darwis menambahkan, penertiban spanduk bukan hanya yang tidak memiliki izin. Tapi spanduk yang memiliki izin dan sudah habis masa pasangnya dicopot juga.

"Biasanya spanduk-spanduk tersebut terpasang di pagar taman kota, pohon dan tiang-tiang," tutur Darwis.

Saat ini, spanduk-spanduk itu kini disimpan di gudang milik Satpol PP. Dipersilakan bagi pihak yang bersangkutan untuk mengambilnya.

"Apabila dalam jangka waktu yang lama tidak diambil maka akan dimusnahkan. Tapi berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya biasanya spanduk tidak diambil lagi," ungkap dia.

Darwis menuturkan, pihaknya memantau kembali di lapangan jika masih banyak ditemukan spanduk. Jika masih ada spanduk, maka penertiban kembali dilakukan malam ini.




Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nik/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%