detikcom

Selasa, 09/08/2011 16:11 WIB

9.647 Spanduk Parpol Ucapan 'Selamat Puasa' Ditertibkan

Suci Dian Firani - detikNews
Jakarta - Spanduk-spanduk parpol ucapan selamat berpuasa bertebaran seantero Jakarta. Pihak Satpol PP menertibkan spanduk yang membuat Jakarta menjadi kian ruwet itu.

"Tadi malam kita telah lakukan penertiban mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.00 WIB dinihari dan kita berhasil mencopot sebanyak 9.647 spanduk yang ada di Jakarta," ujar Kepala Seksi Penertiban Satpol PP DKI Jakarta Darwis Ritonga saat dihubungi wartawan di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2011).

Darwis menuturkan, 1.700 personel Satpol PP yang merupakan gabungan tiap wilayah disebar untuk menertibkan spanduk itu. Rincian penertiban itu yakni Jakarta Pusat sebanyak 2.814 spanduk, Jakarta Selatan 1.391 spanduk, Jakarta Utara 840 spanduk, Jakarta Barat 924 spanduk, Jakarta Timur 2.754 spanduk.

Darwis menambahkan, penertiban spanduk bukan hanya yang tidak memiliki izin. Tapi spanduk yang memiliki izin dan sudah habis masa pasangnya dicopot juga.

"Biasanya spanduk-spanduk tersebut terpasang di pagar taman kota, pohon dan tiang-tiang," tutur Darwis.

Saat ini, spanduk-spanduk itu kini disimpan di gudang milik Satpol PP. Dipersilakan bagi pihak yang bersangkutan untuk mengambilnya.

"Apabila dalam jangka waktu yang lama tidak diambil maka akan dimusnahkan. Tapi berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya biasanya spanduk tidak diambil lagi," ungkap dia.

Darwis menuturkan, pihaknya memantau kembali di lapangan jika masih banyak ditemukan spanduk. Jika masih ada spanduk, maka penertiban kembali dilakukan malam ini.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nik/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%