detikcom
Minggu, 07/08/2011 18:41 WIB

Bangkai Ayam Bekas Kebakaran Pasar Ayam Jatinegara Dibersihkan

Mohamad Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Ribuan ayam yang mati akibat terbakarnya Pasar Lokomotif atau lebih dikenal Pasar Ayam Jatinegara, mulai dibersihkan. Sementara para pedagang pindah ke tenda darurat, akibat kebakaran dini hari tadi.

Pantauan detikcom di Pasar Ayam, Jl Raya Bekasi Timur, Jatinegara, pukul 18.00 WIB, Minggu (7/8/2011), bangkai ayam dan bebek mulai dibersihkan petugas pasar. Pembersihan ini dipercepat agar tidak menimbulkan bau.

Sementara itu, para pedagang juga mulai membersihkan sisa-sia kebakaran. Tak jauh dari lokasi kebakaran, ada 2 tenda yang didirikan untuk menampung para pengungsi. Tenda pertama berasal dari Kemensos, dan tenda kedua berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Ketua RW 01, Sugito mengungkapkan jumlah kepala keluarga yang tempat tinggalnya terbakar ada 55. Terdiri dari 115 laki-laki, 73 perempuan, dan 13 orang balita.

"Yang dibutuhkan pengungsi adalah perlengkapan untuk memasak dan bahan makanan. Memang sudah ada bantuan nasi boks dari PMI, namun belum cukup," kata Sugito.

Sugito mengatakan, sebagian warga kemungkinan akan tidur ditenda. Namun ia belum tahu berapa jumlahnya. Sebab, sebagian warga memilih tidur di rumah tetangga terdekat, dan ada pula yang memilih pulang kampung. Hingga saat ini, jumlah kerugian keseluruhan warga belum bisa ditaksir.

"Kerugian belum tahu, kebanyakakan ayam saya, ayam bangkok. Rencananya berjualan mau dibikin tenda sementara, setelah ini dibersihkan. Setelah ini baru akan diusulkan ke pengelola pasar untuk minta bantuan modal awal, paling nggak," terang Kardiman (54), pedagang ayam.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gun/fay)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close