Detik.com News
Detik.com

Minggu, 07/08/2011 14:27 WIB

London Rusuh, WNI Masih Aman foto

Indra Subagja - detikNews
London Rusuh, WNI Masih Aman
Jakarta - Kerusuhan massa terjadi di Tottenham, London utara, Inggris. Massa menyerang polisi dan menjarah pertokoan. Sejauh ini, tidak ada warga negara Indonesia di London yang terkena dampak.

"Tidak ada," kata Jubir Kemlu Michael Tene dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (7/8/2011).

Tene ditanya apakah ada WNI yang terkena dampak atau bahkan menjadi korban dalam rusuh di Tottenham. Seperti diketahui, 8 polisi dirawat di rumah sakit karena diserang massa.

Sementara kondisi terakhir di Tottenham, pemadam kebakaran mengatakan api yang membakar toko-toko dan bangunan di High Road sudah bisa dikendalikan. Meski demikian, suasana tampak porak poranda.

Bebatuan bekas digunakan untuk melempari polisi masih berserakan di jalanan. Begitu pula barang-barang dari toko sisa jarahan berserakan di jalanan.

Toko-toko yang rusak masih dibiarkan begitu saja. Bangkai-bangkai kendaraan yang hangus juga belum dipinggirkan.

Warga Tottenham yang keluar rumah pagi ini kebanyakan ingin melihat bekas-bekas kerusuhan semalam. Seperti diberitakan Sky News, hanya 1-2 mobil melintas di jalanan. Sementara polisi tampak berpatroli di jalanan.

Rusuh di Tottenham dipicu penembakan warga bernama Mark Duggan (29) oleh polisi dalam sebuah operasi ketertiban beberapa hari lalu. Warga yang marah membalas dengan membakar gedung, menjarah dan melempari polisi dengan molotov.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fay/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%