detikcom

Sabtu, 06/08/2011 13:22 WIB

Polisi Belum Temukan Mobil Milik Karyawati BRI yang Dibunuh

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Kasus penculikan dan pembunuhan terhadap karyawati BRI Syariah Cabang Medan, Wahyuni Simangunsong (26) masih dalam penyelidikan polisi. Saat dinyatakan hilang, Wahyuni diketahui mengendarai mobil Innova miliknya.

Hingga Sabtu (6/8/2011) siang masih belum diketahui di mana mobil Toyota Innova warna hitam BK 1356 JH tersebut. Kuat dugaan mobil ini dilarikan pelaku pembunuhan tersebut.

"Sampa saat ini mobil korban masih belum ditemukan," kata AKP Yorris Marzuki, Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan kepada wartawan, Sabtu (6/8/2011) siang di RSU Pirngadi, Jl. HM Yamin, Medan.

Polisi masih menyelidiki bagaimana penculikan terhadap korban bisa terjadi. Sejauh ini sejumlah kerabat maupun rekan korban sudah dimintai keterangannya. Komunikasi korban dengan temannya melalui perangkat Blackberry menjadi salah satu petunjuk yang didalami polisi.

Komunikasi terakhir korban dengan rekannya diketahui pada Senin (1/8/2011) sore. Wahyuni menyatakan dia ditilang polisi di salah satu jalan di Medan.

"Kita masih menelusuri informasi ini. Apalagi ada jeda selama 45 menit, korban menyatakan dirinya disekap," kata Yorris.

Setelah komunikasi pada Senin lalu, tidak ada informasi apapun tentang korban. Keluarga kemudian melaporkan hilangnya korban ke Polresta Medan, dan pada Jumat (5/8/2011), warga menemukan mayat perempuan di Kabupaten Samosir dan kemudian dikenali sebagai jenazah Wahyuni.

Seterusnya jenazah tersebut dibawa ke RSU Pirngadi, untuk diotopsi sebelum disemayamkan di rumah duka, Jl. Medan – Binjai, Kilometer 10, Gang Dame, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rul/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Belum Dievaluasi, Kurikulum 2013 Disetop Sementara

Mendikbud Anies Baswedan memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan Kurikulum 2013. Alasannya, Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia padahal belum dievaluasi kesiapannya. Bila Anda setuju dengan keputusan Mendikbud Anies Baswedan, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%