Ralat Berita
Presiden SBY Dikelilingi Orang-orang yang Suka Memicu Kontroversi
Minggu, 07/08/2011 05:47 WIB
Jakarta
Bukan sekali dua kali, pemberitaan yang berkaitan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berubah menjadi bola panas ketika orang-orang dekatnya memberikan komentar. Ini terjadi karena Presiden SBY dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi atau penabuh gendang.
Istilah penabuh gendang ini disampaikan anggota Dewan Pers Agus Sudibyo seusai menjadi pembicara dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/8/2011). "Presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," kata Agus.
"Jadi, saya menggunakan istilah penabuh gendang, bukan genderang perang," kata Agus Sabtu malam, meluruskan pemberitaan detikcom sebelumnya berjudul 'Dewan Pers: SBY Dikelilingi Orang-orang yang Penuh Kontroversi'. Menurut Agus, istilah penabuh gendang dikenal dalam komunikasi politik yang menganalogikan politik sebagai sebuah orkestra.
Agus menyatakan, sebenarnya dalam hubungannya dengan pers, Presiden SBY relatif lebih baik dibandingkan para pendahulunya : tidak pernah membredel pers, mau membatalkan RUU Rahasia Negara, dan beberapa statemennya juga positif. Namun, sayang presiden masih sering mengkritik pers secara apriori.
"Selain itu presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," ujar pria yang kini menjabat ketua komisi pengaduan masyarakat dan penegakan etika Dewan Pers itu. Dalam diskusi ini, Agus juga banyak menyoroti kinerja media dalam menegakkan kode etik jurnalistik.
Agus Sudibyo menyebut beberapa nama yang menjadi penabuh gendang itu. Antara lain, Marzuki Alie, Dipo Alam, dan Ruhut Sitompul. Dalam catatan wartawan, tiga nama ini memang pernah atau sering berkomentar yang akhirnya mengundang kontroversi. "Dalam komunikasi politik, kontroversi-kontroversi yang dimunculkan para penabung gendang itu sedikit-banyak merugikan citra presiden," kata dia.
(Catatan redaksi: berita ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya berjudul 'Dewan Pers: SBY Dikelilingi Orang-orang yang Penuh Kontroversi', edisi Sabtu, 6 Agustus 2011, pukul 12.13 WIB. Berita tersebut sudah dilebur dalam berita ini. Dalam berita sebelumnya, dalam beberapa kalimat istilah 'penabuh gendang' ditulis 'penabuh genderang perang.')
(fjr/ndr)
Istilah penabuh gendang ini disampaikan anggota Dewan Pers Agus Sudibyo seusai menjadi pembicara dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/8/2011). "Presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," kata Agus.
"Jadi, saya menggunakan istilah penabuh gendang, bukan genderang perang," kata Agus Sabtu malam, meluruskan pemberitaan detikcom sebelumnya berjudul 'Dewan Pers: SBY Dikelilingi Orang-orang yang Penuh Kontroversi'. Menurut Agus, istilah penabuh gendang dikenal dalam komunikasi politik yang menganalogikan politik sebagai sebuah orkestra.
Agus menyatakan, sebenarnya dalam hubungannya dengan pers, Presiden SBY relatif lebih baik dibandingkan para pendahulunya : tidak pernah membredel pers, mau membatalkan RUU Rahasia Negara, dan beberapa statemennya juga positif. Namun, sayang presiden masih sering mengkritik pers secara apriori.
"Selain itu presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," ujar pria yang kini menjabat ketua komisi pengaduan masyarakat dan penegakan etika Dewan Pers itu. Dalam diskusi ini, Agus juga banyak menyoroti kinerja media dalam menegakkan kode etik jurnalistik.
Agus Sudibyo menyebut beberapa nama yang menjadi penabuh gendang itu. Antara lain, Marzuki Alie, Dipo Alam, dan Ruhut Sitompul. Dalam catatan wartawan, tiga nama ini memang pernah atau sering berkomentar yang akhirnya mengundang kontroversi. "Dalam komunikasi politik, kontroversi-kontroversi yang dimunculkan para penabung gendang itu sedikit-banyak merugikan citra presiden," kata dia.
(Catatan redaksi: berita ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya berjudul 'Dewan Pers: SBY Dikelilingi Orang-orang yang Penuh Kontroversi', edisi Sabtu, 6 Agustus 2011, pukul 12.13 WIB. Berita tersebut sudah dilebur dalam berita ini. Dalam berita sebelumnya, dalam beberapa kalimat istilah 'penabuh gendang' ditulis 'penabuh genderang perang.')
(fjr/ndr)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
