detikcom
Sabtu, 06/08/2011 04:32 WIB

Presiden Obama, Merkel dan Sarkozy Kutuk Aksi Militer di Suriah

Anwar Khumaini - detikNews
Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengutuk Presiden Suriah Bashar al-Assad yang telah melakukan aksi serangan militer terhadap demonstrasi anti-pemerintah Suriah. Insiden ini disebut sebagai serangan yang membabibuta.

Dilansir AFP, Sabtu (6/8/2011), para pemimpin negara tersebut melakukan perbincangan via telepon secara terpisah. Mereka memperingatkan bahwa aksi militer ini justru akan memicu terjadinya aksi protes menentang pemerintahan yang saat ini terus terjadi di Suriah.

Sedikitnya, 14 orang tewas dalam aksi demo pada Jumat (5/8/2011). Total korban tewas mencapai 300 orang dalam demo 6 hari terakhir.

Sebelumnya, seperti ditulis BBC, Dewan Keamanan PBB untuk pertama kalinya dengan tegas mengeluarkan pernyataan kutukan terhadap aksi pemerintah Suriah menumpas aksi protes warganya. Ini adalah pernyataan keras pertama yang muncul dari DK PBB, termasuk dengan dukungan dari sekutu-sekutu lama Suriah seperti Rusia.

Dalam pernyataan yang terbit Rabu waktu New York DKK PBB menyatakan "mengutuk aksi kekerasan yang meluas terhadap HAM dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil oleh aparat Suriah". Pernyataan itu juga menyebut pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap terjadinya pertumpahan darah harus diadili.



Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(anw/anw)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close