detikcom
Kamis, 04/08/2011 20:50 WIB

Salim & Pohan Laspy Dapat Jabatan Baru di Kejaksaan

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
M Salim
Jakarta - Dalam daftar nama pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan dimutasi, terdapat nama Muhammad Salim dan Pohan Laspy yang pernah mendapatkan sanksi disiplin terkait kasus suap Artalyta Suryani dan kasus Gayus Tambunan. Menurut Kejagung, hal ini tak perlu dipermasalahkan lagi.

Dalam dokumen yang beredar di kalangan wartawan, Kamis (4/8/2011), tertulis nama Salim yang dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB). M Salim saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri pada Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin).

Sedangkan Pohan Laspy tertulis akan dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Pohan sendiri kini menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum).

Mutasi tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor: Kep-169/A/JA/08/2011 tanggal 2 Agustus 2011. Selain M Salim dan Pohan Laspy, terdapat 32 pejabat Eselon II lainnya yang juga dimutasi.

Padahal Salim yang juga mantan Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung ini diketahui pernah dikenakan sanksi disiplin berupa teguran terkait kasus suap Artalyta Suryani. Pada Maret 2008 silam, Salim dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Penyidikan pada Jampidsus dan kemudian dia dijadikan sebagai salah satu Staf Ahli Jaksa Agung.

Kemudian pada 2009 lalu, Salim bersama dengan Kemas Yahya Rahman yang merupakan mantan Jampidsus ditugaskan menjadi Wakil Koordinator dan Koordinator Tim Supervisi kasus korupsi di daerah. Namun penugasan ini memicu kritikan banyak pihak, karena keduanya diketahui pernah terlibat kasus korupsi yakni kasus suap Artalyta.

Kemudian, Kejaksaan pun merevisi penugasan tersebut dan mereka tetap menjadi Staf Ahli Jaksa Agung. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%