detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 05:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 26/07/2011 15:47 WIB

Partai NasDem Dideklarasikan, Usung Restorasi Indonesia

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Partai NasDem resmi dideklarasikan dan siap bertarung di Pemilu 2014. Partai NasDem mengusung gagasan restorasi Indonesia.

"Dengan penuh khidmat dan lengan tersingsing, kita mendeklarasikan berdirinya partai baru bernama Partai NasDem," kata Ketua Umum Partai NasDem, Patrice Rio Capella, saat membacakan pidato politiknya di Hotel Mercure. Jakarta Utara, Selasa (26/7/2011). Deklarasi ini dihadiri oleh ratusan pengurus Partai NasDem.

Menurut Patrice, restorasi ini diperlukan untuk menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Kita butuh melakukan restorasi di seluruh lini kehidupan bangsa. Restorasi konstitusi, restorasi sistim politik, dan restorasi ekonomi," kata Patrice.

Ia menegaskan, Rakyat Indonesia tidak ingin melihat bangsanya menjadi 'bangsa tugu' atau bangsa 'kemenyan' yang mabuk dalam kejayaan masa lalu. "Kejayaan harus direbut dengan keringat dan kerja keras," ujarnya.

Lahirnya Partai Nasdem bukan semata-mata ikut dalam pertarungan elektoral dan bukan hanya ikut mewarnai hiruk pikuk Pemilu.
"Dengan kesadaran kebangsaan utuh, kami persembahkan Partai Nasdem, partai pergerakan," kata dia.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/aan)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close