Detik.com News
Detik.com
Jumat, 22/07/2011 11:59 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa ke-51

Basrief Imbau Jaksa Kedepankan Hati Nurani dalam Penegakan Hukum

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Basrief Imbau Jaksa Kedepankan Hati Nurani dalam Penegakan Hukum
Jakarta - Tepat hari ini tanggal 22 Juli, Kejaksaan Agung (Kejagung) merayakan hari ulang tahun atau yang biasa disebut dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-51. Jaksa Agung Basrief Arief pun mengimbau insan Adhyaksa untuk selalu mengedepankan hati nurani dalam penegakan hukum.

Upacara peringatan HBA digelar di lapangan Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (22/7/2011). Seluruh insan Adhyaksa dan pejabat tinggi Kejaksaan mengikuti upacara ini. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Jaksa Agung Basrief Arief.

Turut hadir sejumlah mantan Jaksa Agung seperti Marsilam Simanjuntak, Marzuki Darusman, dan Hendarman Supandji. Tampak hadir juga sejumlah mantan pejabat tinggi Kejaksaan seperti Abdul Hakim Ritonga, Wisnu Subroto, Chairuman Harahap dan Tumpak Hatorangan Panggabean.

Dalam sambutannya, Basrief menyampaikan imbauan kepada seluruh jaksa untuk meningkatkan profesionalitas dan integritas moralitas dalam setiap penegakan hukum. Hal ini demi meraih kembali kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan yang mulai luntur.

"Untuk mengingatkan kita, bahwa beberapa waktu lalu hingga saat ini, kita sering mendapat sorotan tajam. Jaksa yang melakukan perbuatan menyimpang, mencoreng citra Kejaksaan sehingga menghapus segala sesuatu yang kita sudah peroleh," ujar Basrief.

Basrief berharap, mulai saat ini jaksa harus selalu mendepankan hati nurani dalam setiap penengakan hukum. Terutama pada perkara-perkara yang menyangkut rakyat kecil.

"Seluruh insan Adhyaksa harus meningkatkan integritas moral, menghindari perbuatan tercela yang merendahkan martabat penegak hukum," ucapnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%