detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 22/07/2011 11:59 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa ke-51

Basrief Imbau Jaksa Kedepankan Hati Nurani dalam Penegakan Hukum

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Tepat hari ini tanggal 22 Juli, Kejaksaan Agung (Kejagung) merayakan hari ulang tahun atau yang biasa disebut dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-51. Jaksa Agung Basrief Arief pun mengimbau insan Adhyaksa untuk selalu mengedepankan hati nurani dalam penegakan hukum.

Upacara peringatan HBA digelar di lapangan Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (22/7/2011). Seluruh insan Adhyaksa dan pejabat tinggi Kejaksaan mengikuti upacara ini. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Jaksa Agung Basrief Arief.

Turut hadir sejumlah mantan Jaksa Agung seperti Marsilam Simanjuntak, Marzuki Darusman, dan Hendarman Supandji. Tampak hadir juga sejumlah mantan pejabat tinggi Kejaksaan seperti Abdul Hakim Ritonga, Wisnu Subroto, Chairuman Harahap dan Tumpak Hatorangan Panggabean.

Dalam sambutannya, Basrief menyampaikan imbauan kepada seluruh jaksa untuk meningkatkan profesionalitas dan integritas moralitas dalam setiap penegakan hukum. Hal ini demi meraih kembali kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan yang mulai luntur.

"Untuk mengingatkan kita, bahwa beberapa waktu lalu hingga saat ini, kita sering mendapat sorotan tajam. Jaksa yang melakukan perbuatan menyimpang, mencoreng citra Kejaksaan sehingga menghapus segala sesuatu yang kita sudah peroleh," ujar Basrief.

Basrief berharap, mulai saat ini jaksa harus selalu mendepankan hati nurani dalam setiap penengakan hukum. Terutama pada perkara-perkara yang menyangkut rakyat kecil.

"Seluruh insan Adhyaksa harus meningkatkan integritas moral, menghindari perbuatan tercela yang merendahkan martabat penegak hukum," ucapnya.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%