Jumat, 22/07/2011 11:45 WIB

Jelang Ramadan, Warga Mulai Padati TPU untuk Ziarah Kubur

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Menjelang bulan Ramadan yang diperkirakan jatuh awal Agustus, warga Jakarta mulai memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk berziarah. Mereka menjenguk makam anggota keluarga untuk berdoa.

Seperti terlihat di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2011). Puluhan orang berziarah sejak pagi. Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga sore dan menjelang jatuhnya 1 Ramadan.

"Ada yang berombongan ada yang datang dengan keluarga sendiri. Dari pagi banyak yang datang. Ada juga yang sampai nyarter metromini," ucap Solihan, seorang penjaga TPU Karet Bivak.

Kepadatan peziarah terpantau dari kendaraan yang parkir di bahu jalan. Sebab, parkir dalam TPU tidak mampu menampung. Alhasil, lalu-lintas terpantau padat dari arah Dukuh Atas maupun Tanah Abang.

"Akan lebih padat kalau sore hari. Sudah nggak panas, sudah pada pulang kerja," imbuhnya.

Kepadatan peziarah juga terlihat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pemakaman terbesar di kawasan Jaksel ini ramai dikunjungi peziarah dengan mengendarai mobil atau roda 2.

"Dari Bogor, pagi-pagi ke sini. Ada keluarga yang meninggal dan berziarah ke sini," kata Baedlowi, salah seorang peziarah di TPU Tanah Kusir.

Banyaknya jumlah peziarah berimbas kepada pedagang, penjual kembang dan penyedia jasa pendoa. Penjual kembang berjejer di pintu masuk makam, begitu juga dengan penyedia jasa doa. Jumlahnya masih belasan, tetapi akan membengkak bila menjelang Ramadan.

"Pagi ini sudah ada 2 keluarga yang minta dibantu didoakan. Sudah langganan kalau kesini, saya diminta membantu berdoa," ucap Zainal, juru doa yang membantu membaca Yasin dan berbagai doa kubur.

"Ini masih sedikit. Nanti kalau H-3, yang seperti saya semakin banyak. Hasilnya ya sama saja," kata Zainal yang mendapat imbalan Rp 25.000-Rp 50.000.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(Ari/rdf)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%