detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 19:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 20/07/2011 15:07 WIB

Polisi Dalami Keterangan 9 Orang dalam Tawuran Ormas di Ciputat

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Selatan mengamankan 9 orang dalam kasus tawuran antar organisasi masyarakat (ormas) di Ciputat yang terjadi dini hari tadi. Keterangan dari 9 orang tersebut masih polisi dalami.

"Dari kedua pihak yang lakukan tawuran ini ada pihak-pihak yang sedang didalami oleh polres. Informasi yang didapat ada 9 orang yang sedang didalami," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (20/7/2011).

Baharudin mengatakan, kepolisian belum menetapakan status hukum terhadap sembilan orang tersebut. Penetapan status, kata dia, akan ditentukan setelah polisi mendalami keterangan mereka.

"Hari ini baru akan diketahui apakah status mereka sebagai saksi atau tersangka, tentu kita akan menunggu penyidik Jaksel," kata dia.

Apa penyebab bentrokan, juga belum diketahui Namun yang jelas, bentrokan antar ormas di lokasi tersebut sudah pernah terjadi sebelumnya.

"Kejadian itu sebenarnya dua kali. Dua kali kejadian ini dari pihak Polres tetap melakukan pendalaman apa sebab terjadi kasus ini," ujar dia.

Baharudin juga enggan menyebut ormas yang terlibat dalam bentrokan tersebut. "Ini yang jelas yang terlibat dalam kejadian tadi malam, apakah dari kelompok tertentu, apa dari dua kelompok yang terlibat tawuran semalam, ini sedang didalami," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%