Detik.com News
Detik.com
Rabu, 20/07/2011 15:07 WIB

Polisi Dalami Keterangan 9 Orang dalam Tawuran Ormas di Ciputat

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Selatan mengamankan 9 orang dalam kasus tawuran antar organisasi masyarakat (ormas) di Ciputat yang terjadi dini hari tadi. Keterangan dari 9 orang tersebut masih polisi dalami.

"Dari kedua pihak yang lakukan tawuran ini ada pihak-pihak yang sedang didalami oleh polres. Informasi yang didapat ada 9 orang yang sedang didalami," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (20/7/2011).

Baharudin mengatakan, kepolisian belum menetapakan status hukum terhadap sembilan orang tersebut. Penetapan status, kata dia, akan ditentukan setelah polisi mendalami keterangan mereka.

"Hari ini baru akan diketahui apakah status mereka sebagai saksi atau tersangka, tentu kita akan menunggu penyidik Jaksel," kata dia.

Apa penyebab bentrokan, juga belum diketahui Namun yang jelas, bentrokan antar ormas di lokasi tersebut sudah pernah terjadi sebelumnya.

"Kejadian itu sebenarnya dua kali. Dua kali kejadian ini dari pihak Polres tetap melakukan pendalaman apa sebab terjadi kasus ini," ujar dia.

Baharudin juga enggan menyebut ormas yang terlibat dalam bentrokan tersebut. "Ini yang jelas yang terlibat dalam kejadian tadi malam, apakah dari kelompok tertentu, apa dari dua kelompok yang terlibat tawuran semalam, ini sedang didalami," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%