Detik.com News
Detik.com

Kamis, 14/07/2011 15:55 WIB

Sembunyikan Narkoba di BH, Pramugari Dimejahijaukan

Andi Saputra - detikNews
Sembunyikan Narkoba di BH, Pramugari Dimejahijaukan
Jakarta - Banyak akal untuk 'menghilangkan' barang haram narkoba. Salah satunya diselipkan di BH yang membalut dada. Inilah yang dilakukan pramugari sebuah maskapai penerbangan nasional, Winnie Raditya saat dicokok polisi.

"Saya selipkan di BH," kata Winnie malu-malu di depan ketua majelis hakim, Amin Sutikno di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Kamis, (14/7/2011).

Winnie diciduk polisi dari Polres Jakarta Pusat, Fredy Marpaung dan Fernando Silalahi di kosannya yang berlokasi di Karet, Tanah Abang. Saat digerebek pada 6 April 2011, perempuan lajang berusia 23 ini begitu gugup. Untuk menyembunyikan barang haram miliknya, dia memasukan satu paket sabu- sabu ke dalam BH-nya.

"Ini buat stamina, biar kerja semangat. Sudah memakai sejak 2007," kisah Winnie.

Mendapati kejadian ini, para hakim menyayangkan. Mengingat Winnie masih muda dan cantik.

"Apa kamu tidak pernah membayangkan akan tertangkap? Apalagi kami masih muda, cantik dan seksi. Saya yakin, seluruh laki-laki di ruang ini juga menyayangkan," kata salah satu hakim, Sunardi yang disambut senyum pengunjung.

Atas perbuatan terdakwa ini, jaksa pentuntut umum (JPU) Harsini mengancam perbuatan Winnie dengan pasal 112 UU Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara. Sidang akan dilanjutkan pekan depan, Kamis 22 Juli dengan agenda tuntutan JPU.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%