Kamis, 14/07/2011 14:24 WIB

Polres Jakarta Utara Serahkan Urusan Ferrari ke Polda Metro

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Milik siapa Ferrari merah yang terparkir di halaman Polres Jakarta Utara belum terjawab. Pemilik mobil berlogo kuda jingkrak tanpa nomor polisi itu masih misterius. Polres Jakarta Utara yang dikonfirmasi menutup mulut.

"Silakan ditanyakan ke Dirlantas Polda Metro (Kombes Pol Royke Lumowa), beliau yang menjawab," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Utara Kompol Bonaparte Silalahi saat dihubungi detikcom, Kamis (14/7/2011).

Ferrari merah di halaman parkir Polres Jakarta Utara memang mengundang tanya. Tidak seperti biasanya, keberadaan mobil mewah itu tampak mencolok. Warnanya genjreng dan bodinya keren. Siapa pun yang lewat, bakal melirik. Aiih!

Wajar saja bila kemudian Ferrari yang mengundang kekaguman itu menjadi objek berfoto ria sejumlah polisi. Tidak sedikit petugas yang melintas di dekat mobil itu mengambil gambar. Ada yang berpose juga di dekatnya. Sedikit keterangan didapat dari petugas itu bahwa mobil itu hasil razia.

"Itu mobil tilangan," sebut seorang petugas yang engan disebutkan namanya di lokasi.

Namun siapa pemiliknya dan di mana mobil itu terkena razia belum didapatkan informasi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%