Lepaskan AS, Polisi Tangkap DK Terkait Pembunuhan Mahasiswi UPN
Kamis, 14/07/2011 10:07 WIB
Jakarta
Polisi menyelidiki ulang kasus pembunuhan Yuyun Wahyuni (23) mahasiswi UPN Veteran Jakarta. Tersangka AS (20) yang sudah ditahan sejak 1 bulan lalu ternyata bukan pelaku sebenarnya. Hingga akhirnya polisi menemukan pelaku sebenarnya yakni DK seorang residivis.
"Pelaku aslinya sudah kita tangkap berinisial DK alias AC. Kita ketemu barang bukti, baik itu pakaian pelaku di TKP, termasuk barang bukti yg hilang handphone korban yang dijual oleh pelaku," kata Kapolsek Pamulang Kompol Zulkifli Muridu, Kamis (14/7/2011).
Polisi sebelumnya menahan AS sejak 15 Juni lalu. Saat itu polisi yakin AS pelakunya berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan yang bersangkutan. Namun belakangan setelah dicocokan dengan barang bukti sama sekali tidak ada keterkaitan.
Polisi mulai ragu, bahkan sampai melakukan tes kejiwaan pada AS. Hasilnya ternyata AS mengalami gangguan kejiwaan, pengakuan dia sebagai pembunuh pun diragukan. Selain itu juga karena barang bukti yang tidak mengarah kepada dia.
Akhirnya pada pekan lalu AS dibebaskan, dan polisi melakukan penyidikan ulang hingga ditangkap pelaku sebenarnya yakni DK. Residivis kasus pencurian ini ditangkap di rumahnya di Tangerang pada pekan lalu.
Motif pembunuhan Yuyun karena hendak mencuri, namun aksinya dipergoki korban. Polisi kali ini yakin jika DK pelakunya.
"Yakin. Dari comparing barang bukti di TKP dan hp yang hilang. Handphone dijual oleh DK ke penadah dan sudah kita tangkap juga. Penadah itu katakan dia beli dari DK," jelasnya.
Zulkifli melanjutkan, dengan tertangkapnya DK, seluruh penyidikan dan pemberkasan terhadap AS, gugur. "Berkas (AS) belum masuk ke kejaksaan. Masih dalam pemberkasan. Tapi dengan begini, kita lakukan pemberkasan ulang," tutupnya.
Yuyun temukan tewas pada awal Juni lalu di rumah pamannya di Jl Lele RT 02 RW 05, Kelurahan Bambu Apus, Tangerang Selatan. Pelaku diduga membunuh karena kepergok hendak mencuri.
Sejumlah barang bukti telah diamankan polisi dari lokasi pembunuhan seperti cobek dan tali rafia warna hitam dengan bercak darah, serta sandal jepit di bagian belakang rumah yang juga berlumuran darah.
(mei/ndr)
"Pelaku aslinya sudah kita tangkap berinisial DK alias AC. Kita ketemu barang bukti, baik itu pakaian pelaku di TKP, termasuk barang bukti yg hilang handphone korban yang dijual oleh pelaku," kata Kapolsek Pamulang Kompol Zulkifli Muridu, Kamis (14/7/2011).
Polisi sebelumnya menahan AS sejak 15 Juni lalu. Saat itu polisi yakin AS pelakunya berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan yang bersangkutan. Namun belakangan setelah dicocokan dengan barang bukti sama sekali tidak ada keterkaitan.
Polisi mulai ragu, bahkan sampai melakukan tes kejiwaan pada AS. Hasilnya ternyata AS mengalami gangguan kejiwaan, pengakuan dia sebagai pembunuh pun diragukan. Selain itu juga karena barang bukti yang tidak mengarah kepada dia.
Akhirnya pada pekan lalu AS dibebaskan, dan polisi melakukan penyidikan ulang hingga ditangkap pelaku sebenarnya yakni DK. Residivis kasus pencurian ini ditangkap di rumahnya di Tangerang pada pekan lalu.
Motif pembunuhan Yuyun karena hendak mencuri, namun aksinya dipergoki korban. Polisi kali ini yakin jika DK pelakunya.
"Yakin. Dari comparing barang bukti di TKP dan hp yang hilang. Handphone dijual oleh DK ke penadah dan sudah kita tangkap juga. Penadah itu katakan dia beli dari DK," jelasnya.
Zulkifli melanjutkan, dengan tertangkapnya DK, seluruh penyidikan dan pemberkasan terhadap AS, gugur. "Berkas (AS) belum masuk ke kejaksaan. Masih dalam pemberkasan. Tapi dengan begini, kita lakukan pemberkasan ulang," tutupnya.
Yuyun temukan tewas pada awal Juni lalu di rumah pamannya di Jl Lele RT 02 RW 05, Kelurahan Bambu Apus, Tangerang Selatan. Pelaku diduga membunuh karena kepergok hendak mencuri.
Sejumlah barang bukti telah diamankan polisi dari lokasi pembunuhan seperti cobek dan tali rafia warna hitam dengan bercak darah, serta sandal jepit di bagian belakang rumah yang juga berlumuran darah.
(mei/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 14:55 WIB
Australia Diharap Juga Beri Grasi untuk WNI yang Bermasalah
-
Kamis, 24/05/2012 14:55 WIB
Menag: Maluku Aman, Siap untuk Pelaksanaan MTQ Nasional
-
Kamis, 24/05/2012 14:49 WIB
HTI Aksi Tolak Lady Gaga di HI, 50 'Bidadari' Antre Berdemo
-
Kamis, 24/05/2012 14:45 WIB
99,5% Siswa Lulus SMA, Pengumuman Serentak 26 Mei
-
Kamis, 24/05/2012 14:43 WIB
Wah! Ada Porsche Cayenne Turbo Rp 3 M Berpelat TNI
-
Kamis, 24/05/2012 13:10 WIB
Mega: Kekhawatiran Bung Karno Jadi Kuli di Negeri Sendiri Terbukti
-
Kamis, 24/05/2012 13:53 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin oleh Geng Motor Digelar
-
Kamis, 24/05/2012 12:41 WIB
Mega Soal Lady Gaga: Kalau Kita Berdaulat, Tak akan Heboh Seperti Ini
-
Kamis, 24/05/2012 12:33 WIB
DPP PD Telusuri Penyebab Penyerangan Terhadap Anas dan Ibas
-
693 Komentar
-
249 Komentar
-
238 Komentar
-
227 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,010.000
- Rp 894.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
