Polisi Terus Lakukan Negosiasi untuk Selidiki Bom di Pesantren NTB
Rabu, 13/07/2011 04:05 WIB
Jakarta
Sejak ledakan bom terjadi di Pondok Pesantren milik Umar Bin Khattab di NTB, Senin (11/7) lalu, hingga kini polisi masih belum diperbolehkan masuk. Namun pihak kepolisian terus melakukan negosiasi dengan pengurus Ponpes tersebut.
"Kami tengah mengupayakan negosisasi agar polisi bisa melakukan penertiban di tempat yang diduga terjadi peledakan. Tentunya kita berharap pihak pesantren bisa kooperatif," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada detikcom, Selasa (12/7/2011) malam.
Belum diketahui alasan mengapa pihak pesantren tidak mengizinkan polisi masuk ke Ponpes yang terletak di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. Padahal ledakan tersebut telah menewaskan bendahara pesantren yang bernama Firdaus.
"Kami terus berharap negosiasi ini berhasil sehingga petugas bisa melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Boy menambahkan pihaknya belum akan melakukan upaya paksa agar petugas bisa memasuki lokasi ledakan. Menurutnya, masih akan terus dilakukan negosiasi hingga ada perkembangan selanjutnya.
"Belum ada upaya paksa, malam ini masih terus negosiasi. Kita lihat saja dulu perkembangan yang ada," imbuh Boy.
Ledakan bom itu sendiri terjadi sekitar pukul 15.30 Wita pada Senin (11/7). Ledakan itu terjadi di sebuah ruangan di dalam area Ponpes.
(feb/van)
"Kami tengah mengupayakan negosisasi agar polisi bisa melakukan penertiban di tempat yang diduga terjadi peledakan. Tentunya kita berharap pihak pesantren bisa kooperatif," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada detikcom, Selasa (12/7/2011) malam.
Belum diketahui alasan mengapa pihak pesantren tidak mengizinkan polisi masuk ke Ponpes yang terletak di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. Padahal ledakan tersebut telah menewaskan bendahara pesantren yang bernama Firdaus.
"Kami terus berharap negosiasi ini berhasil sehingga petugas bisa melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Boy menambahkan pihaknya belum akan melakukan upaya paksa agar petugas bisa memasuki lokasi ledakan. Menurutnya, masih akan terus dilakukan negosiasi hingga ada perkembangan selanjutnya.
"Belum ada upaya paksa, malam ini masih terus negosiasi. Kita lihat saja dulu perkembangan yang ada," imbuh Boy.
Ledakan bom itu sendiri terjadi sekitar pukul 15.30 Wita pada Senin (11/7). Ledakan itu terjadi di sebuah ruangan di dalam area Ponpes.
(feb/van)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
