detikcom
Senin, 11/07/2011 13:37 WIB

Hore! Lulusan Akademi TNI Dapat Gelar Sarjana

Bagus Kurniawan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Bagus (detikcom)
Yogyakarta - Lulusan akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai tahun ini sudah berhak menyandang gelar sarjana setara S1. Gelar yang digunakan adalah Sarjana Sains Terapan Pertahanan (SSTHan).

"Baru pada tahun ini, akademi TNI baik Akmil, AAL dan AAU menghasilkan lulusan sarjana D4 setara S1," ungkap Danjen Akademi TNI, Marsekal Muda Sru Andreas kepada wartawan seusai gladi kotor Prasetya Perwira (Praspa) TNI 2011 di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Senin (11/7/2011).

Meski masih menggunakan nama akademi lanjut Andreas, namun berdasarkan aturan di Dirjen Dikti sudah bisa disetarakan dengan S1. Para taruna itu telah menempuh pendidikan selama 4 tahun.

Satu tahun pertama taruna, semua angkatan menempuh pendidikan di Akmil. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di masing-masing matra, baik di Akmil, AAL dan AAU.

"Jumlah SKS baik selama di Akmil pada tahun pertama dan 3 tahun di masing-masing matra kalau dijumlahkan lebih dari 150 SKS," katanya.

Setelah lulus pendidikan mereka berhak menyandang gelar Sarjana Sains Terapan Pertahanan disingkat SSTHan. Jenjang D4 ini juga sudah diakui oleh Dirjen Dikti baik di Akmil, AAL maupun AAU mengenai penyelenggaraan studi pada masing-masing akademi.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalitas dan bisa melanjutkan pendidikan di S2," kata Andreas.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bgs/fay)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%