detikcom
Senin, 11/07/2011 10:06 WIB

Jaksa Agung Tak Mau Ambil Tindakan Gegabah Terkait Vonis Prita

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Jaksa Agung Basrief Arief tidak mau mengambil tindakan gegabah terkait vonis pidana atas Prita Mulyasari. Basrief menegaskan, pihaknya belum akan mengambil tindakan apa pun terhadap Prita.

"Masalah putusan nanti saya akan baca dulu, seperti apa putusannya," kata Basrief di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (11/7/2011).

Dia menjelaskan, Kejagung belum mendapatkan salinan kasasi dari Mahkamah Agung (MA). Kejaksaan tentu tidak akan serta merta melakukan eksekusi. Pihaknya juga belum tahu jelas bagaimana vonisnya. Apalagi Prita mau melakukan peninjauan kembali (PK).

"Justru itu jadi pertimbangannya, kita akan pertimbangkan. Nanti akan kita pertimbangkan," terangnya.

Basrief sepenuhnya menghormati putusan MA itu. "Kita menghargai putusan MA," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%