detikcom
Senin, 11/07/2011 10:06 WIB

Jaksa Agung Tak Mau Ambil Tindakan Gegabah Terkait Vonis Prita

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Jaksa Agung Basrief Arief tidak mau mengambil tindakan gegabah terkait vonis pidana atas Prita Mulyasari. Basrief menegaskan, pihaknya belum akan mengambil tindakan apa pun terhadap Prita.

"Masalah putusan nanti saya akan baca dulu, seperti apa putusannya," kata Basrief di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (11/7/2011).

Dia menjelaskan, Kejagung belum mendapatkan salinan kasasi dari Mahkamah Agung (MA). Kejaksaan tentu tidak akan serta merta melakukan eksekusi. Pihaknya juga belum tahu jelas bagaimana vonisnya. Apalagi Prita mau melakukan peninjauan kembali (PK).

"Justru itu jadi pertimbangannya, kita akan pertimbangkan. Nanti akan kita pertimbangkan," terangnya.

Basrief sepenuhnya menghormati putusan MA itu. "Kita menghargai putusan MA," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%