detikcom
Senin, 11/07/2011 10:06 WIB

Jaksa Agung Tak Mau Ambil Tindakan Gegabah Terkait Vonis Prita

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Jaksa Agung Basrief Arief tidak mau mengambil tindakan gegabah terkait vonis pidana atas Prita Mulyasari. Basrief menegaskan, pihaknya belum akan mengambil tindakan apa pun terhadap Prita.

"Masalah putusan nanti saya akan baca dulu, seperti apa putusannya," kata Basrief di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (11/7/2011).

Dia menjelaskan, Kejagung belum mendapatkan salinan kasasi dari Mahkamah Agung (MA). Kejaksaan tentu tidak akan serta merta melakukan eksekusi. Pihaknya juga belum tahu jelas bagaimana vonisnya. Apalagi Prita mau melakukan peninjauan kembali (PK).

"Justru itu jadi pertimbangannya, kita akan pertimbangkan. Nanti akan kita pertimbangkan," terangnya.

Basrief sepenuhnya menghormati putusan MA itu. "Kita menghargai putusan MA," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close