detikcom
Jumat, 08/07/2011 17:29 WIB

iPad Milik SBY Sudah Bersertifikasi

Lia Harahap - detikNews
Foto: SBY dan iPad-nya (Anwar/detikcom)
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah ber-iPad ria, sebelum kasus Dian (42) dan Randy (29) yang dipidana gara-gara menawarkan 2 buah iPad 3G Wi Fi 64 GB di forum jual beli Kaskus mencuat ke publik. SBY tampak pasif mengenakan alat canggih besutan Apple tersebut saat memimpin rapat paripurna kabinet 31 Agustus 2010 lalu.

Menurut Humas Kemenkominfo Gatot S Brata beberapa waktu lalu kepada detikcom, iPad jenis 3G 64 GB telah bersertifikasi sejak 24 November 2010. Artinya, saat SBY mengenakan tabletnya itu, berarti Indonesia belum melegalkan peredaran iPad di Indonesia.

Tapi, saat hal itu dipertanyakan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tiffatul Sembiring, dia memastikan iPad yang digunakan SBY saat itu telah bersertifikasi.

"Sudah dong," tegas Tiffatul usai mengadakan jumpa pers soal soal Susu Formula di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2011).

Tiffatul yakin betul iPad SBY bukan iPad ilegal. Karena menurutnya, SBY orang yang sangat teliti dalam hal apapun.

"Kalau presiden itukan penelitiannya sangat jeli," tambah politisi PKS ini.

Seperti diketahui, Dian dan Randy akhirnya harus berurusan dengan meja hijau ketika polisi yang menyamar sebagai pembeli menemukan iPad yang mereka jual tidak memiliki panduan berbahasa Indonesia serta belum bersertifikasi. Keduanya didakwa melanggar pasal 62 ayat (1) juncto pasal 8 ayat (1) huruf j UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki manual book berbahasa Indonesia. Lalu pasal 52 juncto pasal 32 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, karena IPad belum terkategori alat elektronik komunikasi resmi.

"Saya tanya ke mereka, betul nggak mereka memperdagangkan iPad tanpa sertifikasi? Terus mereka bilang betul. Kalau betul, salah tidak dengan begitu (ditangkap). Apalagi dia orang berpendidikan," ujar Kepala Satuan Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Sandy Nugroho beberapa waktu lalu.

"Tidak semua iPad itu ilegal, dengan catatan sudah ada sertifikasi dan manual book berbahasa Indonesia," kata Sandy menambahkan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lia/nvc)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close