detikcom

Kamis, 07/07/2011 19:51 WIB

Peradi Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) akan melakukan penelusuran rekam jejak calon hakim agung yang lolos seleksi. Selanjutnya, hasil rekam jejak tersebut akan diserahkan kepada Komisi Yudisial sebagai bahan pertimbangan memilih Hakim Agung.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Peradi, Otto Hasibuan usai menemui Ketua KY Eman Suparman beserta beberapa komisioner di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (7/7/2011). Otto menyebut, kedatangan Peradi sebagai bentuk pemenuhan undangan terkait permintaan masukan seleksi Hakim Agung.

"Yang pertama diusulkan adalah harus diseleksi putusannya. Dilihat bagaimana hakim itu memutuskan perkara yang ditanganinya. Kalau putusannya 10 yang dibatalkan 9 tentu tidak pantas menjadi Hakim Agung," kata Otto.

Penelusuran tersebut, jelas Otto, dilakukan terhadap calon Hakim Agung yang berasal dari golongan Hakim Karir. Penelusuran dilakukan dengan menyebarkan nama-nama hakim ke cabang-cabang Peradi di daerah.

"Nanti mereka yang akan memberikan masukan dari nama-nama yang masuk seleksi," jelas Otto.

Selain rekam jejak putusan saat bersidang, rekam jejak tingkah laku calon hakim agung diikutsertakan dalam penilaiannya. "Secara umum apakah dia pernah menerima suap atau menguasai perkara yang disidangkan itu menjadi penekanannya," ujarnya.

Lalu, bagaimana dengan yang non karir?Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%