Detik.com News
Detik.com

Senin, 04/07/2011 11:53 WIB

Laporan dari Athena

Soerjadi Sudirja: Saatnya Kita Lebih Peduli Tunagrahita

Eddi Santosa - detikNews
Halaman 1 dari 2
Soerjadi Sudirja: Saatnya Kita Lebih Peduli Tunagrahita
Athena - Meskipun tidak bisa disamakan, tapi kalau emas dijadikan kurs prestasi, maka prestasi atlet tunagrahita Indonesia di kancah olimpiade dunia jauh lebih baik dari atlet biasa. Saatnya untuk lebih peduli pada mereka.

Hal itu disampaikan pembina Special Olympic Indonesia (Soina) Soerjadi Sudirja di Athena kepada detikcom dalam kesempatan jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Dubes RI Athena dan Ibu Anita Rusdi untuk para atlet tunagrahita, official Soina dan masyarakat supporter Indonesia di Wisma Duta (29/6/2011).

"Atlet-atlet tunagrahita (berkebutuhan khusus, red) menyumbangkan medali emas lebih banyak bila di kancah dunia olimpiade dibandingkan dengan atlet biasa," ujar mantan Menteri Dalam Negeri RI dan Gubernur DKI ini.

Fakta membuktikan. Perjuangan putera-puteri tunagrahita Indonesia di kancah Olimpiade Athena 2011, bersaing dengan 7500 atlet dari 184 negara, telah menghasilkan medali 15 emas, 13 perak dan 11 perunggu. Sebelumnya di Olimpiade Shanghai mereka memboyong medali 9 emas, 11 perak, 4 perunggu.

Sejauh ini di kancah olimpiade, prestasi atlet biasa yang bergelimang fasilitas dan hadiah sampai miliaran, baru mampu meraih medali 1 emas, 1 perak, 3 perunggu (Olimpiade Beijing 2008) dan sebelumnya 1 emas, 1 perak, 2 perunggu (Olimpiade Athena 2004).

Soerjadi menilai bahwa kemampuan berolahraga di dua arena olimpiade itu tidak dapat disejajarkan ataupun disamakan. Tapi substansinya sama-sama level dunia. Atlet yang normal bersaing dengan atlet normal, yang tunagrahita bersaing dengan tunagrahita.

"Perolehan medali emas para atlet tunagrahita dalam kegiatan olahraga tingkat dunia seperti olimpiade terbukti lebih banyak. Mereka dengan segala keterbatasannya mampu mengharumkan nama bangsa," papar Soerjadi. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(es/es)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%