detikcom

Senin, 04/07/2011 07:00 WIB

Sosok Misterius Gegerkan Ibukota

Advertorial - detikNews

Jakarta - Sesosok makhluk aneh dijumpai sedang berkeliling di pusat kota Jakarta. Makhluk serba hijau itu menari-nari sambil membawa sebuah papan.

“Tadi saya lihat ada maskot joget-joget yang lagi bawa papan” kata salah seorang saksi, Sabtu (2/7/2011) saat ditemui di sekitar Plaza Barat, Gelora Bung Karno, Jakarta. Papan tersebut bertuliskan, “I’m Jo The Plant, Follow Me via akun Twitter @jtp_sirion”

Ketika tengah berjoget, sosok misterius itu mengajak para warga yang berada di dekatnya untuk ikut menari. Tak ayal, mereka mencoba ikut meniru tiap gerakan makhluk aneh tersebut

Selain di GBK, aksi serupa juga terjadi di Bunderan Hotel Indonesia. Seperti dalam video Youtube yang detikcom temukan, sebuah maskot tampak berjoget ria di landmark kota Jakarta itu. Dalam video berdurasi 2 menit 23 detik itu, warga yang lagi berjalan kaki di dekat lokasi tertawa menyaksikan tingkah lucu si maskot. Bahkan, ada yang berusaha mengambil foto dan gambar.

“Saya ga tahu siapa dia. Lucu sih jogetannya, kadang suka jahil kerjain orang lewat,” ujar seorang ibu pejalan kaki yang tak sengaja ikut menari bersama makhluk tersebut.


(adv/adv)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%